Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Adat Budaya · 26 Sep 2025 20:52 WITA ·

UHN Medan Gelar Seminar Internasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-71


UHN Medan Gelar Seminar Internasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-71 Perbesar

Medan, Sulutnews.com – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-71, Universitas HKBP Nomensen (UHN) menyelenggarakan Seminar Internasional bertema Quo Vadis Manuskrip dan Artefak Batak “ Acara ini dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lintas sektor, guna membahas dan mendorong kemajuan bangsa, Jumat, 26 September 2025.

Mengawali rangkaian kegiatan, Ketua Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, memberikan sambutan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Keynote Speeker dan Narasaumber diantaranya yang sudah hadir baik secara luring dan juga daring, diantaranya, Menteri Pariwisata Widiyanti, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, Dr.Giuseppina Monaco Peneliti Italia Naskah Batak, Dr.Roberta Zollo Peneliti Jerman Naskah Batak, Dr.Manguji Nababan Kepala Pusat Dokumentasi dan Studi Budaya Batak UHN.

Effendi Simbolon menyampaikan bahwa banyak menuscrip Batak tersimpan di luar negeri dan juga dalam negeri, pertanyaannya Quo Vadis, kemana, mau dibawa kemana dan apa seterusnya, apakah hanya menjadi koleksi Museum atau atau hidup kembali sebagai sumber pengetahuan dan identitas bangsa dan ataukah menjadi koleksi komersial kaum kolektor yang kemudian menerapkan sistem akuisisi yang munkin akan sangat sulit untuk kembali ke tahah air atau bahkan ke Tano Batak.

“Webinar ini bukan hanya ruang diskusi tapi juga menjadi panggung kolaboari dengan dukungan pemerintah pusat, terima kasih kepada Presiden Prabowo yang sangat peduli dengan ke Indonesiaan dengan akademisi Internasional berhara akan lahir strategi bersama untuk melestarikan dan mendokumentasikan dan memperkenalkan menuscrip Batak dan berbagai situs sebagai diplomasi budaya Indonesia” urainya.

Atas nama pengurus Yayasan UHN Medan dan UHN Pematang Siantar dan SMA Kampus, Effendi Simbolon, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, lebih khusus kepada pemerintah “semoga diskusi ini bermanfaat bukan saja kepada masyarakat Batak, tapi juga bagi Indonesia dan Dunia” ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ephorus Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST., yang hadir secara online menyambut dengan senang hati Webinar Internasional ini, “berharap hasil Webinar ini boleh menjadi bahan studi untuk UHN, Gereja dan Masyarakat. Terimakasih atas Webinar yang sangat penting ini, doa kami semoga Tuhan meberkati seluruh proses Webinar, menghasilkan temuan yang positif dan bermanfaat bagi kita semua” ucapnya.

Diketahui Dies Natalis ke-71 jatuh pada tanggal 7 Oktober 2024. Dies Natalis ini dirayakan dengan penuh semangat, ditandai dengan perkembangan pesat universitas HKBP Nomensen, dosen berkualitas, dan mahasiswa yang unggul.

Sebagai keynote speaker, Menteri Pariwisata Widiyanti, menyampaikan bahwa benda peninggalan digemari oleh masyarakat, wisatawan lokal dan mancanegara, merupakan program-program turis Kementerian Pariwisata fokus pada peningkatan kualitas dan promosi destinasi.

Narasumber Dr.Giuseppina Monaco sebagai Peneliti Italia Naskah Batak dan Dr.Roberta Zollo sebagai Peneliti Jerman Naskah Batak, menampilkan temuan-temuan Artefak Batak yang tersebar di Italia dan Jerman, baik Menuscrip, Pustaha batak, baik yang terbuat dari Kulit Kayu, Bambu dan Tulang. Yang dilengkapi dengan temuan Dr.Manguji Nababan, diberbagai tradisi Batak yang masih berjalan sampai sekarang.

“Upaya revitalisasi naskah kuno batak itu bukan sebatas pelestarian tetapi repitalisasi itu adalah menghidupkan kembali mengembangkan dan mengapresiasikan dalam nilai nilai modern artinya, naskah kuno itu bukan menjadi benda mati apabila bisa dikreasikan dalam nilai-nilai kekinian” ucap Nababan.

Kegiatan ini diselenggarakan secara luring di Auditorium Universitas HKBP Nomensen Medan dan juga diikuti ribuan peserta secara daring melalui platform Zoom. Seminar ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai bagian dari sinergi yang mendorong transformasi pendidikan tinggi yang berdampak luas dan berkelanjutan.(Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,577 kali

Baca Lainnya

361 Siswa Kelas IX SMP Negeri 8 Manado Akan Ikut Bimbel Menjelang Pelaksanaan TKA April 2026

5 Februari 2026 - 20:02 WITA

325 Siswa SMK Negeri 1 Airmadidi Dari 10 Program Keahlian Mulai Ikut Prakerin Selama 4 Bulan, SMK Negeri 1 Tondano 234 Siswa

4 Februari 2026 - 15:01 WITA

Dikda Sulut Akan Evaluasi SMA dan SMK Yang Tidak Daftarkan Siswa Eligible Masuk SNBP di PTN 2026

3 Februari 2026 - 11:25 WITA

Proses Belajar Mengajar Ratusan Siswa ADEM dari Daerah 3T di Kota Manado Awal Tahun 2026 Lancar

3 Februari 2026 - 09:42 WITA

Kepala Kejaksaan Negeri Rote Ndao Hadiri Rakornas Pusat -Daerah Tahun 2026

2 Februari 2026 - 23:24 WITA

Tingkatkan Peran Masyarakat, Propam Bagikan Brosur Barcode Aduan

2 Februari 2026 - 11:36 WITA

Trending di Bali
error: Content is protected !!