Tahuna, Sulutnews.com – Dalam rangka penanggulangan pasca bencana di Kampung Laine Kecamatan Manganitu Selatan, Pemerintah Daerah (Pemda) BPBD bekerjasama dengan TNI/Polri maupun masyarakat Laine untuk melaksanakan kerja bakti.

Sebelum kerja bakti, masyarakat terdampak menerima bantuan logistik dan pangan yang di bagikan oleh Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Rinny Silangen Tamuntuan (RST) Jumat, (24/02) di Balai Kampung Laine.

Bupati membagikan 203 paket bantuan bagi korban banjir, dimana kata Bupati Pemerintah Provinsi maupun Pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons dengan cepat bencana di Laine.

Melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, Pemda Sangihe mendapat kesempatan menyampaikan data bencana di Sangihe, ke BNPB dan Sangihe mendapat kucuran dana 750 juta serta bantuan logistik.

Dijelaskan oleh Bupati, dana dari BNPB tersebut digunakan untuk bencana di tiga kampung yaitu, Laine, Kaluwatu dan Dagho Kecamatan Tamako.
“Kita patut bersyukur saat ini sinergitas antara Daerah dengan Provinsi terbangun baik juga dengan Pemerintah Pusat, makanya begitu ada bencana bantuan dari Provinsi maupun Pusat langsung berdatangan” kata Bupati.

Bupati juga saat sambutannya mengingatkan, soal ketaatan dan kesadaran masyarakat akan larangan membuang sampah sembarangan, ke laut atau ke sungai, hal itu kata Bupati bisa menjadi faktor terjadinya bencana dimana aliran air terhambat karena adanya penumpukan sampah.
Olehnya Bupati menyampaikan kepada Kapitalaung Laine, agar membuat tempat sampah terpadu sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. “Bisa dianggarkan dari dana Desa untuk pembuatan sarana tempat sampah, agar sampah bisa dikumpulkan disatu tempat” ulas Bupati.

Selanjutnya Bupati mengatakan akan mengajak pakar pertanian maupun pupuk untuk mengolah sampah menjadi pupuk, sehingga masyarakat petani dapat memanfaatkan limbah sampah menjadi produk pupuk untuk menunjang pertanian.
Adapun personil yang akan melaksanakan kerja bakti dari TNI 20 personil dari Polri 15 personil, BPBD 26 personil dan dibantu masyarakat.
Terpantau alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimen di dasar sungai sehingga aliran sungai kembali menjadi normal.
Tak hanya itu Bupati juga menyerahkan 1 unit mesin alkon untuk Kampung Laine. (Andy Gansalangi)






