Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 12 Apr 2023 10:20 WITA ·

Tanggapi Kasus Vidio Viral Diduga Anggota DPRD Sulut, Ini Kata Dinas DP3AD Sulut


Tanggapi Kasus Vidio Viral Diduga Anggota DPRD Sulut, Ini Kata Dinas DP3AD Sulut Perbesar

MANADO, Sulutnews. Com – Vidio viral yang diduga melibatkan Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) dengan seorang perempuan sedang cekcok di Medsos, mendapat tanggapan dari KepalaD inas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) Provinsi Sulut, dr Kartika Devi Tanos. Menurutnya namanya tindakan kekerasan terhadap perempuan, itu sangat disayangkan dan siapapun perempuan yang ada dimuka bumi ini tidak akan menerima perlakuan atau tindakan kekerasan.

” Soal benar atau tidak perempuan yang mengalami kekerasan harus berani bicar, sebab yang namanya kekerasan terhadap perempuan itu harus dilawan dengan memberikan efek jerah dengan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku, ” tegas dr Devi saat diwawancarai disela acara pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2022 di kantor DPRD Sulut, Selasa (11/4/2023)

Juga istri dari Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw ini menyatakan, siapapun itu pelakunya namanya melakukan kekerasan harus ditindak tegas, dan berharap korban atas tindakan kekerasan segera melaporkan kasus yang dialami kepada aparat berwajib atau pihak yang berkompeten.” Saya mengajak agar para istri dapat memahami tindakan apa yang harus dilakukan ketika mengalami tindak kekerasan. Dan kami dari Dinas DP3AD sudah sering melakukan sosialisasi. Ini bertujuan agar Ibu-ibu dapat mensosialisasikan kepada Ibu-ibu atau perempuan yang mengalami tindak kekerasan,”ungkap dr Devi

Disampaikan dr Devi, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulut sampai bulan April 2023 berjumlah 75 kasus. Dari 75 korban, yang layanannya sudah selesai tuntas itu ada 22 kasus sisanya 53 kasus dalam proses penanganan. Terkait kasus JAK kalau sudah ada laporan ke aparat hukum, kami siap melakukan pendampingan,terhadap korban. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 831 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Trending di Manado