MANADO,Sulutnews.com– Pengurangan dana transfer pusat menyebabkan anggaran belanja modal tergerus terkait hak tersebut Anggota Badan anggaran (Banggar) DPRD Sulut Amir Liputo mengusulkan agar belanja dapat didongkrak maka pemangkasan anggaran belanja harus dilakukan secara besar besaran.
“Kita harus menyepakati untuk mengurangi belanja Makan minum juga semua sektor, dan saya minta ini dituangkan dalam nota kesepakatan, sambil memikirkan jaring pengaman untuk UMKM,”tegas Liputo pada rapat pembahasan KUA PPAS tahun 2026 bersama tim anggaran pemerintah daerah,Kamis (13/11/2025) siang diruang Paripurna.
Selanjutnya menurut politisi PKS dari Fraksi PDIP ini adalah pemotongan anggaran perjalanan dinas diseluruh perangkat daerah termasuk DPRD Sulut.“Biaya perjalanan dinas di Seluruh perangkat daerah termasuk DPRD Sulut harus dikurangi,kecuali perjalanan jika sifatnya krusial dan emergency,”kata Liputo. Ia juga minta agar anggaran pembangunan bersifat monumental dan ceremonial diperkecil. “Kegiatan seremonial bersifat kecil tanpa mengurangi pelaksanaan giat yang direncanakan.” tegasnya.
KUA-PPAS Tahun 2026 yakni, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp.3.165.235.721.995,belanja daerah direncanakan Rp.2.974.612.390.563. Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp.20.000.000.000, Pengeluaraan pembiayaan sebesar Rp.210.623.331.432.(josh tinungki)





