Manado, Sulutnews.com – Sebagai rasa kepedulian terhadap warga yang terkena bencana banjir dan tanah longsong pekan lalu di Kota Manado, SMA Negeri 9 Manado akan memberikan bantuan sembako dan kebutuhan lain bersama Dikda Sulut.
Hal tersebut katakan Kepsek SMA Negeri 9 Manado Hendra Masie S.Pd kepada wartawan Sulutnews.com Selasa (25/3) disekolahnya.
Saat ini kebutuhan Sembako sementara dikumpulkan dari guru guru dan keluarga SMA Negeri 9. Bila sudah terkumpul akan segera disalurkan kepada warga dibeberapa titik yang terkena bencana.

Foto – Franky Tintinggon S.SSTp M.Si
Menurut Kepsek bagi siswa dan guru guru atau karyawan yang terkena bencana juga akan diberikan. Ini juga sesuai arahan dari Dikda Sulut untuk meringankan warga yang terkena bencana.
Menganai bahan sembako itu antara lain beras minyak goreng, gula pasir serta kebutuhan lainya..Mengenai lokasi yang akan diserahkan itu akan dikoordinasi dengan Dikda Sulut terkait titik titik yang terkena bencana.
Sementara itu menurut Kadis Pangan Sulut Franky Tintingon S.SSTp. M.Si kepada Sulutnews.com Selasa (25/3) sore mengatakan, direncanakan Pemda Sulut akan memberikan 5 kg beras setiap warga yang terkena bencana. Bantuan itu akan diberikan Rabu (26/3) dibeberapa titik bencana di Kota Manado. Direncanakan Gubernur Yulius Selvanus akan memberikan bantuan beras tersebut. Stok pangan kita sekitar 159.07 ton lebih.
Pantauan Sulutnews.com Selasa 25 Maret 2025 bantuan membersihkan sampah dan lumpur sudah mulai. Bahkan dari Panji Yusua PKB Sinode GMIM Selasa 25 Maret turun kelokasi untuk membersihkan lumpur dan sampah. Kerja bakti disejumlah titik bencana dilakukan dengan baik dibeberapa titik. (Fanny)







