Manado, Sulutnews.com – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd dalam tahun ajaran 2026/2027 akan menerima siswa baru sekitar 576 dengan 16 rombongan belajar ( Rombel) setiap rombel 36 siswa.
” Kami akan ikut aturan yang diatur dalam Sistim Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 dan Peraturan Gubernur (Pergu) yang akan segera dikeluarkan nanti” kata Kepsek Jemmy Jermias kepada Jurnalis Sumikolah Sulut baru baru ini disekolahnya.

Foto – Kadis Dikbud Manado Peter Assa ST.M.Sc.Ph.D
Menurut Kepsek sebagai sekolah dengan Akreditasi ” A ” ungul setiap tahun banyak masyarakat yang ingin daftarkan anaknya masuk ke- SMA Negeri 1 Manado.
” Namun sejak ada aturan dari Kemendikdasmen tentang SPMB yang mulai berlaku tahun 2025 dan juga sampai tahun ini 2026 makan kami tidak ingin menerima siswa baru menyalahi aturan SPMB” kata Jemmy Jermias yang juga bekas Kepsek SMA Kristen Eben Haezar Manado dan SMK Pembangunan Pertanian Kalasey di Minahasa.
Menurut Jemmy Jermias aturan yang kita itu terkait jalur domisili siswa sekitar 30 persen, jalur prestasi 35 persen, jalur afirmasih 30 persen dan perpindahan orang tua lima persen.” Semua aturan ini kita harus ikut kalau tidak ada sangsi bagi kami sebagai Kepsek” kata Kepsek
Ditambahkan dengan ada SPMB yang berlaku sejak tahun lalu hinga saat ini sebagai Kepsek sangat bersyukur karena kami tidak dikejar kejar dan dicari cari warga untuk memasukan anak anak mereka.
Kepsek mengatakan juga pihak sekolah sudah sosialisasi dan masyarakat mengerti dengan aturan SPMB karena itu sejak tahun lalu dalam penerimaan siswa baru sebagai Kepsek tidak menghindari dan mematikan hanphon ketika masyarakat baik pejabat orang penting datang membawa anak anak” Yang memenuhi syarat sesuai SPMB yang kita terimah” kata Kepsek
Berbeda dengan tahun 2024 lalu saat penerimaan siswa baru sebelum ada SPMB sangat bingung karena banyak dicari dan kami menghindar bahkan hanphon dimatikan karena waktu itu banyak dicari untuk menyekolahkan anak ” Namun dengan SPMB sejak tahun 2025 hinga saat ini kita aman aman saja karena masyarakat biasa dan pejabat penting bila tidak memenuhi syarat SPMB tidak diterimah” kata
Nilai TKA Siswa SMP
Menjawab yang lain, Kepsek Jemmy Jermias mengatakan, dalam SPMB tahun ajaran 2026/2027 nilai Tes Kemampuan Akademik ( TKA) siswa SMP baik Negeri dan Swasta yang akan melanjutkan kesekolah SMA dan SMK termasuk di SMA Negeri 1 Manado akan menjadi pertimbangan. Artinya sesuai aturan yang ada akan dijadikan syarat nilai TKA dan masuk dalam jalur prestasi.” Jadi Nilai TKA SMP penting juga” ujar Kepsek Jermias yang juga Guru Matematika.
Lakukan Bimbel
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Kadis Dikbud) Kota Manado Peter Assa ST.M Sc.Ph.D secara terpisah dikantornya Senin (2/3) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut mengatakan, pihaknya sudah siap melaksanakan TKA pada April bulan depan.” Semua SD hinga SMP baik negeri dan swasta sudah siap melaksanakan TKA” ujar Peter Assa.
Sudah sejak Januari lalu sudah ada sosialisasi disemua SD dan SMP. Dan ada bimbingan belajar ( Bimbel) disetiap sekolah dan belajar dengan baik terutama untuk matapelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
” Karena nilai TKA Siswa SMP menjadi salah satu syarat untuk masuk jejang sekolah lebih tinggi baik SMA dan SMK maka , kita didorong semua sekolah SD terutama SMP lakukan Bimbel dan belajar lebih baik” tambah Kadis Peter Assa.
Memang tidak gampang meraih nilai TKA yang tinggi terutama matapelajaran Matematika dalam waktu singkat. ” Perlu waktu panjang. Namun Kadis optimis siswa SMP di Kota Manado bisa meraih nilai yang baik dalam pelaksanaan TKA bulan April nanti.
Dari catatan yang ada jumlah SD Negeri dan Swasta di Kota Manado sekitar 200 lebih dan SMP Negeri dan Swasta sekitar 97 SMP. ( Fanny)







