Manado, Sulutnews.com – Kepsek SMK Negeri 1 Langowan di Kabupaten Minahasa Hartini Ngadiorejo S.Pd M.Pd mengatakan, siswa -siswa jurusan Keperawatan melakukan praktek langsung ditengah masyarakat disekitar sekolah di Langowan. Praktek ini berupa penyuluhan, kesehatan dan pemeriksaan kesehatan.” Jadi mereka praktek dimasyarakat langsung bukan ke Rumah Sakit atau Puskesmas saat masih studi” kata Kepsek Hartini Ngadiorejo kepada Sulutnews.com dan beberapa wartawan disekolahnya baru baru ini.
Kepsek Hartini Ngadiorejo yang juga guru matematika itu mengatakan, praktek langsung kemasyarakat itu sangat baik dan, penting karena langsung berhadapan dengan masyarakat. Banyak manfaatnya karena pengetahuan para siswa bertambah ketika praktek langsung kemasyarakat.
Kepsek mengatakan dengan demikian masyarakat juga terbantu karena ada penyuluhan kesehatan dan juga masyarakat mendapat pengetahuan pentingnya jaga kesehatan seperti hipertensi.diabetes dan penyakit lainnya.’ Siswa jurusan keperawatan lebih percaya diri karena masih studi sudah ada praktek langsung dimasyatakat” kata Kepsek. Program ini memang sudah direncanakan oleh sekolah karena juga untuk membantu masyarakat. Namun pada suatu saat nanti ada praktek di Puskesmas dan Rumah Saki.
Dikatakan ada tujuh jurusan disekolahnya namun jurusan keperawatan menjadi favorit. Artinya peminat cukup banyak yang masuk jurusan keperawatan
Dari 400 lebih siswa yang ada banyak memilih keperawatan . Jurusan lain ada Akuntanai, Teknik Komputer Jaringan, Pemasaran dan beberapa jurusan lainnya.
Menurut Kepsek animo masuk SMK Negeri 1 Langowan tetap tingi meski ada beberapa sekolah daerah Langowan dan sekitarnya. Terkait jumlah guru untuk sementara cukup memadai saat ini dan ruang belajar serta laboratorium.
Alfamidi Class
Dalam bagian lain Kepsek mengatakan sejak 26 Juli lalu sekolahnya sudah melakukan kerja sama dengan PT Midi Utama Indonesia dan sudah ada Ground Opening Teaching Factory Alfamidi Class yang dihadiri Sekretaris Dikda Sulut Jeffry Runtuwene SE M.Si. Menurut Kepsek Hartini ini pertama di Sulut dan sangat bermanfaat Alfamidi Class karena siswa siswa langsung praktek dan kerja di lokasi Alfamidi dikompleks sekolah.
” Siswa siswa langsung dapat pengalaman bekerja” kata Kepsek. Dan hinga saat ini lulusannya bisa bekerja di group Alfamidi karena gajinya sesuai Upah Minimum Peovinsi (UMP) di Di Minahasa.
Kepsek optimis lulusan SMK Negeri 1 Langowan kualitas semakin baik dan dipastikan bisa langsung kerja dan tidak kalah bersaing dengan lulusan sekolah lainnya. (Fanny)







