Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Jakarta · 9 Feb 2026 22:49 WITA ·

Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri


Sikapi Penghentian BPJS PBI, Felly Runtuwene : Kami Akan Panggil Hearing Kementrian Kesehatan, Kementrian Sosial, BPJS dan Mendagri Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Gelombang perubahan status kepesertaan BPJS PBI di awal tahun 2026, dimana masyarakat mendapati kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mereka tiba-tiba tidak bisa digunakan saat berobat, dipertanyakan oleh Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene. Kepada wartawan, Senin (09/2/2026), Felly menyatakan Komisi IX DPR RI punya sikap akan berkoordinasi dengan komisi VIII memanggil hearing mitra kerjanya yakni Kementrian Sosial, BPS dan Mendagri untuk membicarakan apa yang sebenarnya terjadi

“ DPR telah menandatangani tambahan anggaran Rp 10 Triliun dari Rp 46 Triliun untuk PBI dan selisih iuran dari tahun 2025, dan ketika tiba tiba seperti ini ada apa dengan mentri kesehatan,” ungkap Felly.

Terkait data masyarakat miskin, Srikandi Partai Nasdem ini mengatakan akan memanggil Kementrian Sosial untuk menjelaskan kenapa tiba tiba masyarakat tidak bisa menggunakan kartu JKN mereka.Ini ada apa.” Sebagaimana yang disampaikan Pak Presiden bahwa bagi masyarakat miskin yang tindak sanggup membayar akan dimasukan sebagai penerima bantuan iyuran dan anggaranya sudah disiapkan, makanya kami kaget dengan perubahan status kepesertaan BPJS PBI. kami akan berkoorsinasi dengan komisi VIII. Yang pasti DPR-RI akan mempertanyakan masalah ini karena BPJS PBI sangat dibutuhkan masyarakat miskin,”tegas Felly.

Sekali lagi, kami akan membela kepentingan rakyat lecil, sambil mengingatkan kepada seluruh Rumah sakit agar tetap melayani pasien yang BPJS PBI yang sempat dinonaktifkan. (josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,229 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Politisi Partai Gerindra Sulawesi Utara Ishak Tambani Gelar Silahturahmi Bersama Wartawan

28 Maret 2026 - 23:50 WITA

ATKI & PARTNERS Kirim Surat Resmi, Dorong Penanganan Kasus Penguasaan Tanah di NTT

28 Maret 2026 - 17:57 WITA

DPRD Sulut Menggelar Paripurna Mendengarkan LKPJ Gubernur YSK Tahun 2025

26 Maret 2026 - 20:30 WITA

Stela Marllina Runtuwene Apresiasi Gerak Cepat Gubernur Sulut Bangun Infrastruktur Jalan

26 Maret 2026 - 10:01 WITA

DPRD Sulut Berikan Apresiasi Pemda Sulut Cepat Merespon Keluhan Warga Untuk Memperbaiki Jalan Rusak

25 Maret 2026 - 23:26 WITA

Trending di Manado