Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kepolisian · 21 Okt 2024 22:33 WITA ·

Seminggu Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024, Pelanggaran Turun 56,3 Persen


Seminggu Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024, Pelanggaran Turun 56,3 Persen Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polisi Daerah (Polda) Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) terkait Operasi Kepolisian Zebra Samrat 2024, pada minggu pertama operasi (14-20 Oktober 2024) tercatat pelanggaran yang terjaring sebanyak 2.633 pelanggaran.

Angka ini kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, mengalami penurunan dari periode yang sama di tahun 2023.

“Terjadi penurunan sebanyak 3395 pelanggaran atau 56,3 persen dari periode yang sama di tahun 2023,” katanya, Senin (21/10) siang.

Dari jumlah total pelanggaran pada minggu pertama Operasi Zebra Samrat 2024, jumlah pelanggaran Tilang sebanyak 796 dan Teguran sebanyak 1837. “Tilang turun sebanyak 634 atau 44 persen, sedangkan Teguran turun  2761 atau sebanyak 60 persen dari periode yang sama di tahun 2023,” lanjutnya.

Kemudian untuk jumlah kecelakaan lalu lintas sendiri mengalami kenaikan 2 kasus dari tahun 2023, menjadi 24 kasus lakalantas.

“Dari data lakalantas saat Operasi Zebra 2024 minggu pertama, korban meninggal dunia sebanyak 1 orang sedangkan periode yang sama di tahun 2023 sebanyak 3 orang. Luka berat naik dari 4 orang di tahun 2023 menjadi 8 orang di tahun 2024, dan luka ringan turun dari 38 orang menjadi 20 orang,” kata Kombes Pol Michael.

Pelanggaran lalu lintas untuk kendaraan roda 2 masih didominasi oleh pelanggaran helm, berboncengan lebih dari 1 orang serta kelengkapan kendaraan dan surat. Sedangkan kendaraan roda 4 atau lebih masih didominasi pelanggaran safety belt, over loading serta kelengkapan kendaraan dan surat.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga khususnya pengguna jalan agar lebih berhati-hati lagi saat berkendara, disiplin dan patuhi semua aturan dalam berlalulintas. Utamakan keselamatan saat berkendara,” pesan Kabid Humas.

Pelaksanaan Operasi Zebra Samrat 2024 akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 Oktober 2024.

Artikel ini telah dibaca 1,236 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut dan Malut

2 April 2026 - 19:39 WITA

Prajurit Kodam XIII/Merdeka Sigap Tangani Dampak Gempa Berkekuatan M 7,6 di Sulawesi Utara

2 April 2026 - 19:05 WITA

Meski Dilanda Gempa 7,6 SR, Proyek Revitalisasi Sekolah SMA/SMK di Sulut Tidak Ada Kerusakan

2 April 2026 - 18:08 WITA

Kaban BPBD Sulut Adolf Tamengkel: Laporan Sementara Satu Warga Meningal Akibat Gempa 7,6 SR di Sulut, Bangunan Rumah Belum Ada Laporan Resmi

2 April 2026 - 09:20 WITA

Sekprov Sulut Denny Mangala : WFH di Pemda Sulut Kemungkinan Akan Menyesuaikan Dengan WFH di Pusat Hanya Hari Jumat

2 April 2026 - 05:47 WITA

Temui Warga Rumoong, MEP Terima Aspirasi Soal Pembangunan

1 April 2026 - 16:16 WITA

Trending di Manado