Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 26 Agu 2025 23:58 WITA ·

Sekitar 70 SMA dan SMK serta SLB di Sulut Dapat Dana Revitalisasi Hinga Akhir Agustus, DPRD Sulut dan Pengamat Pendidikan Minta Awasi Ketat


Foto - Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd Perbesar

Foto - Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd

Manado, Sulutnews.com – Program Pemerintah Pusat Bidang Pendidikan lewat Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Sulut mulai direalisasikan yakni prigram Revitalisasi terhadap sekolah baik Sekolah Menegah Atas ( SMA) Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa ( SLB) di 15 Kabupaten dan Kota.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (26/8) dikantornya membenarkan bahwa program Revitalisasi sekolah baik SMA, SMK dan SLB sudah mulai direalisasikan setelah para Kepala Sekolah( Kepsek) melakukan penandatanganan kerja sama di Kemendikdasmen di Jakarta sejak beberapa bulan lalu.hinga bulan Agustus ini.” Jadi sudah mulai ada realisasi program Revitalisasi” kata Pangkerego yang juga Mantan Kepsek SMK Negeri 1 Tondano Minahasa.

Menurutnya hinga Selasa 26 Agustus 2025 data yang ada sudah sekitar 40 SMA dan 30 SMK yang mendapat program Revitalisasi serta sejumlah SLB.” Jadi sudah sekitar 70 – an lebih yang dapat dana Revit baik SMA Dan SMK serta SLB Negeri dan Swasta” kata Pangkerego.
Memang belum semua karena masih ada gelombang berikut yang dipanggil Kementrian Dikdasmen.” Bisa bertambah jumlah sekolah” ujar Vecky Pangkerego.

Menjawab pertanyaan mengapa ada sekitar 462 SMA dan SMK serta SLB di Sulut hanya sebagian yang dapat dana Revitalisasi, Kabid SMK mengatakan itu yang menentukan dari Kemendikdasmen lewat Dapodik setiap sekolah dan itu disesuaikan ketersediaan angaran
“Dikda Sulut tidak menentukan nama sekolah untuk mendapat Revitalisasi” kata Vecky.

Pengawasannya dari Inspektorat Kemendikdasmen dan PPK -nya dari Kementrian. Dikda akan mendampingi pengawasan.
Dan ini proyek swakeoolah. Artinya Kepsek yang mencari pekerja proyek tidak ditenderkan.

” Kami sudah ingatkan semua Kepsek harus kerja dan bantu awasi agar tidak ada penyimpangan dan tepat waktu pekerjaan 15 Desember 2025″ tambah Pangkerego.

Terkait nilai angaran setiap sekolah itu bervariasi dan tidak sama. Dari sekitar Rp 500 juta hinga Rp 4 miliar lebih dana Rebut disetiap sekolah.

Dan dana itu untuk permbangunan ruang belajar, laboratorium dab toilet serta sarana dan prasarana lainnya.” Tujuannya baik untuk majukan pendidikan Sulut kedepan” kata Kabid SMK.

Karena batas waktu penyelesaian proyek Rebut 15 Desember 2025 maka harus kerja cepat. Kepsek harus pacu karena kalau tidak selesai hinga batas waktu 15 Desember 2025 bisa ada sangsi dari Kemendikdasmen.

Akan Tingkatkan Kualitas

Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Bidang Kesra dan Pendidikan Louis Schramm SH.MH dan Pengamat Pendidikan Yang juga Guru Besar Universitas Negeri Manado (Unima) Prof Dr Philotius Tuerah DEA.M.Si kepasa Jurnalis Sumikolah Sulut secara terpisah Rabu (27/8) mengatakan banga dan bersyukur karena komitmen Presiden Prabowo atau Pemerintah Pusat lewat Kemendikdasmen untuk membantu sektor pendidikan di Sulut mulai terealisasi.

” Ini sangat baik karena program Revitalisasi Sekolah SMA, SMK dan SLB untuk majukan dan tingkatkan kualitas pendidikan kita menuju Indonesia Emas 2045″ kata Louis Schramm.

Foto – Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra Pendidikan DPRD Sulut

Menurut Louis yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut , program Revitalisasi ini harus dimanfaatkan dengan baik. Ini Komitmen Presiden Prabowo meski baru 10 bulan memimpin Indonesia sejumlah program mulai terealisasi termasuk Program Revitalisasi yang nilainya cukup besar dananya.

Bahkan Prof Philotheus Tuerah mengatakan, program ini langkah maju pemerintah pusat membangun sektor pendidikan
Karena dengan sarana dan prasarana yang baik akan berdampak pada kualitas siswa.” Kami berikan apresiasi program ini” kata Prof Tuerah yang juga Mantan Rektor Unima dua periode.

Louis juga menambahkan program ini masuk hinga daerah Terdepan,Terluar dan Tertingal ( 3T) . Jadi akan terjadi pemerataan pendidikan kalau sekolah didaerah 3T lengkap sarana dan prasaranya.

Baik Louis maupun Prof Tuerah optimis akan lebih baik kualitas pendidikan termasuk literasi dan numerasi akan lebih baik dan meningkat.

Foto – Prof Dr Philoteus Tuerah DEA.M.Si Pengamat Pendidikan Mantan Rektor Unima Dua Periode

Namun program ini harus diawasi ketat. Menurut Louis Ini memang program dari Kemendikdasmen. Namun kita sebagai Wakil rakyat di DPRD Sulut sebagai mitra Kerja Dikda Sulut minta awasi ketat agar tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan.

Begitu juga dikatakan Prof Tuerah. Menurutnya karena ini Swakelolah mata Kepsek harus hati hati karena Kepsek itu kurang pengetahuan untuk pekerjaan proyek bantunan” Harus awasi baik dan jangan lalai agar tidak terjadi penyimpangan” kata Tuerah. Untuk pembangunan toilet itu bagus karena juga program Gubernur kita pak Yulius Selvanus.” Jadi sangat tepat progr Rebut tahun ini” kata Louis yang.juga berprofesi Pengacara.

Kepsek Akan Awasi

Sejumlah Kepsek yang mendapat program Revit yang ditemui Jurnalis Sumikolah Sulut mengatakan optimus bisa tuntas hinga 15 Desember 2025 Program Revitalisasi.” Saya optimis akan tuntas sesuai waktu yang ditetapkan. Dan kualitas baik” kata Novly Gerungan S.Th Kepsek SMK Kristen Bersemani di Jalan Pramuka Manado Saat ditemui di Dikda Sulut Selasa (26/8). Menurutnya ada Rp 2,5 miliar lebih dana Revitalisasi yang diterima Ini luar biasa karena tidak menyangka bisa dapat dana tersebut. Kita akan bangun toilet dan beberapa ruang belajar. Pihaknya akan awasi ketat pekerjanya.

Begitu juga dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Kota Bitung Christo Lewan S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut baru baru ini
Ada sekitar Rp 3,8 miliar lebih dana yang diperoleh. Pengawasan akan ketat dan optimis rampung hinga 15 Desember 2025. Ada ruang belajar dan toilet yang akan dibangun di SMK Negeri 1 Manado senilai Rp 2,5 miliar sudah sementara membangun.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,721 kali

Baca Lainnya

Louis Schramm : Bulan Suci Ramdhan Jadi Momentum Berbenah Diri Untuk Menikmati Keberkahan

19 Februari 2026 - 11:39 WITA

Plt Sekprov Sulut Denny Mangala : Thalis Gallang Meraih Nilai Tertingi Dalam Seleksi Calon Sekprov Sulut

18 Februari 2026 - 23:15 WITA

Ribuan Umat Katholik Di Kota Manado Mengikuti Perayaan Ekaristi Rabu Abu

18 Februari 2026 - 18:13 WITA

Irdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Bendera 17-an, Bacakan Amanat Kasad

18 Februari 2026 - 11:43 WITA

PHRG GMIM Paulus TWM: Seia Sekata, Erat Bersatu, Sehati Sepikir

17 Februari 2026 - 08:51 WITA

Eksplorasi Kawasan Kampung Cina Manado Jelang Imlek 2026

16 Februari 2026 - 18:41 WITA

Trending di Adat Budaya