Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu Selatan · 14 Jan 2026 12:38 WITA ·

Sebut Tidak Ada Keterlibatan Namun Kades Ganjuh Kirim Uang Diduga Ingin Menutupi Kedoknya Dalam Pengadaan Sapi


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait dugaan keterlibatan kepala desa ganjuh atas pengadaan sapi di desanya, yang mana anggaran dana desa tahun 2025 di kucurkan  ke BUMDES untuk pengadaan sapi yang semestinya di kelola oleh BUMDES namun kuat dugaan kepala desa ganjuh tetap terlibat dalam pengadaan.

Kepala desa ganjuh Yayan diduga terlibat diketahui kepala desa ganjuh melakukan langsung pemesanan dengan pihak rekanan, selain itu kepala desa ganjuh juga sempat mendatangi awak media yang mengetahui kejadian tersebut, yang kemudian kepala desa ganjuh berkirim uang sejumlah satu juta rupiah terhadap awak media diduga ingin menutupi kedok dan ke terlibatannya dalam pengadaan sapi tersebut.

Sesuai penelusuran media ini kepala desa ganjuh sejak awal memang di ketahui melakukan pemesanan pengadaan sapi dengan pihak rekanan yang di tunjuknya, hal itu dibuktikan juga dengan pengakuan ketua BUMDES desa ganjuh Adi Hartono yang tidak mengetahui persis anggaran pengadaan sapi yang di terimanya, serta pengakuan pembuatan kandang sapi yang di lakukannya tanpa RAB.

Tidak hanya itu saja kasi perencanaan yang juga tidak mengetahui anggaran tersebut, serta bendahara desa atau kaur keuangan desa ganjuh yang memilih bungkam juga sebagai pertanda keterlibatan orang nomor satu di desa ganjuh yakni kepala desa ganjuh Yayan pada pengadaan sapi yang di biayai anggaran dana desa dan di kelola oleh BUMDES ganjuh tahun anggaran 2025.

Untuk di ketahui sapi yang di adakan oleh BUMDES ganjuh di ketahui asal usulnya bukan dari peternakan resmi yang memang bergerak dalam peternakan sapi yang resmi, hal itu dibuktikan sesuai penelusuran media ini bahwa sapi yang di terima BUMDES ganjuh di dapatkan dari hasil pengumpulan dari sapi peliharaan masyarakat.

Terpisah kades ganjuh Yayan saat di konfirmasi menyatakan bahwa pengadaan sapi di BUMDES desanya bahwa dirinya tidak ada keterlibatan. Sementara itu jelas rekanan yang di tunjuk kepala desa ganjuh dari awal itulah yang mengadakan sapi di BUMDES desa ganjuh tersebut.

Salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan Arif menilai bahwa pernyataan kepala desa ganjuh Yayan hanyalah alibi semata, yang mana sesuai realisasi nyata bahwa rekanan yang di tunjuk oleh kepala desa dari awal itulah yang tetap mengadakan sapi tersebut, tidak hanya itu saja sesuai pengakuan ketua BUMDES ganjuh bahwa dirinya menyatakan dirinya baru melakukan survei kandang sapi di dekat desanya namun ketua kelompok menyatakan bahwa video yang ternak sapi dari Utara juga sudah ada yang mereka terima padahal vidio tersebut diduga kiriman rekanan yang di tunjuk kepala desa di lokasi peternakan masyarakat kembang manis kecamatan Pino raya.

Atas adanya berita ini diterbitkan kiranya pengadaan sapi desa ini dapat di audit oleh pihak terkait karena di duga kuat pengadaan sapi di desa ini timbulkan kerugian keuangan desa yang fantastis. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,885 kali

Baca Lainnya

Diduga Salah Menjalankan Wewenang Sekdes Padang Nibung Dinilai Kerjasama Dengan Kepala Desa Mempertopengkan Bendahara

25 Februari 2026 - 11:33 WITA

Ada Apa Kepala Desa Padang Nibung Dengan Sekdes Diduga Bendahara Hanya Topeng

24 Februari 2026 - 21:39 WITA

Ada Apa Sekdes Padang Nibung Sebut Dana Desa Dicairkan 40/60% Sementara BPKAD Menyatakan 60/40%

24 Februari 2026 - 21:15 WITA

Bupati Bengkulu Selatan Didampingi Kadis Perkim Lakukan Kunjungan Dengan Dirjen Perumahan Dan Pemukiman

24 Februari 2026 - 20:25 WITA

Dinilai Laporan Fiktif Pemerintah Desa Padang Nibung Laporkan 100% Realisasi Dana Desa Sekdes Akui Adanya Kegiatan Yang Belum Direalisasikan

24 Februari 2026 - 19:30 WITA

Terbongkar Pemerintah Desa Padang Nibung Ternyata Sudah Menerima Pencairan Honor Sebesar Empat Ratus Juta Lebih

24 Februari 2026 - 18:56 WITA

Trending di Bengkulu Selatan