Bitung, Sulutnews.com — Pemerintah Kota Bitung bersama Komite Ekonomi Kreatif dan Dinas Pariwisata Kota Bitung tengah bersiap menyambut kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dalam agenda kunjungan kerjanya pada Rabu (25/6).
Kunjungan kerjanya di Kota Bitung ini juga akan dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selfanus Komaling beserta jajaran.
Dalam pengecekan akhir yang dilakukan Selasa (24/6), Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara, Dr. Devi Kartika Tanos, MARS, turut hadir bersama Ketua DPP IHSA Alvi Pongoh, yang juga menjadi pembina Sanggar Kolintang Tarsier Cute Kota Bitung.
Momen tersebut diwarnai dengan sesi foto bersama Sanggar Kolintang Tarsier Cute, sebagai bentuk dukungan terhadap peran generasi muda dalam memajukan budaya lokal lewat musik kolintang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bitung Street Food Festival, yang diselenggarakan oleh Komite Ekonomi Kreatif dan Dinas Pariwisata Kota Bitung.
Festival ini menghadirkan pameran kuliner dari pelaku UMK lokal serta aksi masak massal yang dipandu oleh Master Chef Frankie asal Jakarta.
Sanggar Kolintang Tarsier Cute Kota Bitung, yang telah menjadi ikon seni budaya lokal, dijadwalkan untuk menyambut langsung kedatangan Menteri dan rombongan besok hari.
Penampilan mereka menjadi simbol akulturasi antara ekonomi kreatif dan pelestarian budaya daerah.
Pingkan Kapoh, S.Pt., M.AP. Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung menuturkan kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif di Kota Bitung menjadi bukti nyata bahwa potensi ekonomi kreatif dan pariwisata di daerah ini semakin mendapat perhatian nasional.
” Kami bangga karena rumah kreatif menjadi agenda dalam kunjungannya besok, tidak hanya menjadi ruang tumbuh bagi para pelaku kreatif, tetapi juga menjadi simbol sinergi lintas sektor, termasuk seni kolintang yang terus kami dorong melalui sanggar-sanggar berbakat seperti Tarsier Cute.”
Di kesempatan yang sama, Alvi Pongoh, Wakil Ketua Bidang Pariwisata KADIN Kota Bitung & Ketua DPP IHSA mengatakan, ini momentum penting untuk menunjukkan bahwa UMK dan pelaku kreatif di Bitung siap naik kelas.
” Kami dari KADIN dan IHSA berkomitmen mengawal ekosistem kreatif lokal agar terus terhubung dengan pasar nasional maupun global.” Tutur Alvi.
Ia menambahkan, keterlibatan sanggar kolintang bukan hanya seremoni, melainkan bagian dari narasi besar ekonomi kreatif berbasis budaya.
(Tzr)





