Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Asahan · 3 Sep 2025 23:30 WITA ·

Ratusan Siswa SMA Negeri 2 Kisaran Diduga Keracunan Makanan, Kapolres Asahan : Bukan Berasal dari MBG Yang dikelola Polres Asahan


Foto : Salah satu siswa diduga keracunan setelah memkomsumsi MBG yang dikelola SPPG Polres Asahan Perbesar

Foto : Salah satu siswa diduga keracunan setelah memkomsumsi MBG yang dikelola SPPG Polres Asahan

Asahan,Sulutnews.com – Sekitar seratusan lebih siswa SMA Negeri 2 Kisaran diduga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan pada Selasa (2/9/2025).

Gejala mulai dirasakan setelah para siswa pulang ke rumah. Mereka mengeluhkan sakit perut, tubuh lemas, dan muntah-muntah.

Kepala SMA Negeri 2 Kisaran, Jainuddin Sinaga, belum dapat memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut berkaitan langsung dengan konsumsi MBG.

Kasek SMAN 2 Jainuddin Sinaga

Kendati begitu, hingga Rabu (3/9/2025), pihak sekolah mencatat sekitar 100 siswa tidak hadir karena sakit, sementara 25 lainnya meminta izin pulang lebih awal dengan keluhan serupa.

“Hari ini banyak laporan anak tidak masuk karena sakit. Tapi belum diketahui penyebabnya. Karena kalau dari MBG itu, anak-anak kita pulang gak ada masalah” ujarnya.

Menu MBG yang disajikan pada hari tersebut terdiri dari nasi kuning, telur dadar, sambal teri, anggur, dan susu. Program MBG di sekolah itu diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Asahan.

Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani berkelit bahwa penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa tersebut berasal dari menu MBG.

Dari ribuan penerima, hanya satu yang sakit. “Penyebabnya bukan dari makanan kami. Dokes kami telah ke sana, dan sudah kami lakukan pengecekan dan wawancara. kata Kapolres kepada wartawan.

Menurut Kapolres, makanan yang disalurkan ke sekolah-sekolah telah melalui prosedur security food setiap harinya. “Dan setiap harinya, dinyatakan aman,” tutup Kapolres, dihadapan para wartawan.

Reporter : Agustua Panggabean.

Artikel ini telah dibaca 1,001 kali

Baca Lainnya

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Polres Asahan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Rumah Pendeta HKBP Kisaran

20 Januari 2026 - 19:11 WITA

Salud!!! Punguan Ompu Huta Batu Hidup Kembali Dengan Bernuansa Se-Indonesia

19 Januari 2026 - 22:12 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!