Bitung, Sulunews.com— Kawasan Ramadhan Fest Kota Bitung, Minggu (01/03/2025), tampak ramai dipadati warga yang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Di tengah aktivitas jual beli para pedagang dan masyarakat, tausiah singkat yang disampaikan Ustad Julianto Dunggio menjadi pengingat spiritual bagi pengunjung yang hadir.
Dalam ceramahnya, meski berlangsung sederhana di antara pedagang makanan dan minuman, saat warga tetap beraktivitas memilih hidangan berbuka.
Meski suasana ramai, sejumlah pengunjung terlihat menyempatkan diri mendengarkan pesan keagamaan sambil menunggu waktu berbuka.
Dalam tausiahnya, Ustad Julianto Dunggio mengajak umat Muslim memperbanyak doa selama bulan Ramadan, terutama saat menjalankan ibadah puasa hingga menjelang berbuka.
Ia mengutip hadis riwayat Imam Baihaqi yang menyebutkan bahwa terdapat tiga golongan doa yang tidak tertolak, salah satunya adalah doa orang yang berpuasa sampai waktu berbuka.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjalankan puasa secara sempurna, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Menurutnya, durasi puasa di Indonesia yang berkisar sekitar 13 jam patut disyukuri, karena di beberapa wilayah lain umat Muslim harus menahan lapar dan dahaga hingga lebih dari 20 jam akibat perbedaan waktu siang yang lebih panjang.
“Yang membuat seseorang kuat berpuasa bukan semata-mata karena makanan dan minuman, tetapi karena kekuatan iman dan kesabaran dalam menahan diri,” ungkapnya.
Kehadiran tausiah di tengah aktivitas ini menjadi pengingat bagi warga bahwa Ramadan bukan hanya tentang tradisi berburu takjil, tetapi juga memaknai ibadah dan refleksi diri.
(Tzr)





