
Yogyakarta, Sulutnews.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin, bersama anggota KPU Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, Yulianto Sudrajat, dan Parsadaan Harahap, menghadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Analisa Data Ganda dan Invalid Menuju Penetapan DPS Pilkada Tahun 2024 di Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan data pemilih yang ditetapkan adalah data yang valid, mutakhir, akurat, dan inklusif.
Afifuddin menegaskan bahwa KPU tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kemenkumham, Bawaslu, dan stakeholder lainnya guna menghasilkan data pemilih yang lebih baik dan berkualitas.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Bolaang Mongondow Utara, Mernie Linda Wungkana mengatakan kegiatan yang digelar di Yogyakarta pada 3-7 Agustus 2024 ini sangat penting dalam tahapan penyusunan data pemilih.
Sebab, ada beberapa agenda penting yang menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut.
“Di antarnya, pengecekan Data Invalid (NIK, KK), pengecekan loksus, pengecekan data kegandaan dalam kab/kota, pengecekan data kegandaan antar-kab/kota, pengecekan data invalid usia di atas 120 tahun, pengecekan potensial alamat potensial TPS, sampai persiapan pleno DPS kab/kota,” kata Linda Wungkana.

Linda Wungkana menambahkan bahwa rapat koordinasi ini juga berfokus pada pemutakhiran dan validasi data pemilih untuk memastikan akurasi dan keandalan Daftar Pemilih Tetap (DPS).

Selama acara tersebut berlangsung, peserta terlibat dalam sesi diskusi mendalam mengenai prosedur dan teknik terbaik untuk mengidentifikasi dan memperbaiki data yang tidak valid serta menangani masalah yang mungkin timbul terkait data ganda atau kesalahan administrasi lainnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Linda Wungkana berharap dapat meningkatkan kualitas dan integritas data pemilih, serta memperkuat transparansi proses pemilihan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
“Dengan berbagai langkah yang diambil dalam kegiatan ini, diharapkan penetapan DPS untuk Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan,” pungkas Mernie Linda Wungkana. ***





