Manado,Sulutnews.com – Gubernur Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) Prof.DR (HC,) Olly Dondokambey menjamin peralihan pemerintahan baru dari Gubernur dan Wakil Gubernur Olly Dondokambey bersama Steven Kandouw (OD-SK) kepada Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling bersama Victor Mailangkay,SH,MH atau YSK-VM akan berjalan baik. Kemantapan bisa dilihat lihat tinggal menunggu tanggal, masyarakat di Sulut memang sedang menunggu.
“Pastinya pemimpin kita yang baru ini yakni Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling dan Victor Mailangkay SH MH (YSK-Victory) adalah yang terbaik pilihan rakyat untuk pemerintah saat ini,” kata Olly Dondokambey, akhir pekan lalu kepada media.
Olly menyatakan, pemerintah OD-SK sudah menjadikan Sulut sebagai Profinsi yang berkembang. Mungkin ini contoh sederhana Sulut sudah menjadi sebagai pintu gerbang Asia Pasific. “Kita berharap ke depan tentu program kerja pemerintahan baru akan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, pertumbuhan ekonomi meningkat dan kegiatan pemerintahan akan lebih baik, tambah Olly.
“Kami mendukung kepemimpinan YSK-VM karena tentu saja kedua politisi ini punya visi dan misi untuk memajukan Sulut sama seperti kita,” kata Olly.
Olly Dondokambey menambahkan, pihaknya telah menyiapkan keperluan pemerintahan yang baru. “Apa yang mereka perlukan sudah kita siapkan misalnya untuk suport dan lainnya,” kata ayah dari Legeslatif DPR-RI Rio Dondokambey ini.
Ia menyinggung harapannya pada masa transisi tidak ada masyarakat yang melakukan kegiatan yang merugikan, dan yang pasti disaat masa ini merupakan kunci komitmen bersama pemerintah dan masyarakat, harap dia.
Olly Dondokambey Akan Mendapatkan Rumah Dan Uang Pensiun Dari Negara.
Prof Dr (HC) Olly Dondokambey,SE mengakhiri masa tugasnya sebagai Gubernur Profinsi Sulawesi Utara pada awal Pebruari 2025 dengan begitu ia akan memperoleh rumah dan uang pensiun.
Ternyata semua kepala daerah di Indonesia yang kemudian mengakhiri masa tugasnya akan diberikan uang pensiun oleh negara. Uang pensiun gubernur diberikan dengan keputusan Presiden.
Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1980. Pada Pasal 9 Ayat 2 tercantum hak keuangan mantan Kepala Daerah yakni Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah diberhentikan karena habis masa jabatan.
Kepala daerah atau Gubernur paling sedikit mendapat uang pensiun 6% dan paling banyak adalah 60 persen, demikian salah satu kutipannya.
Olly Menyatakan Akan Melepas Jabatannya Pada Awal 2025, pernyataan tersebut diucapkan saat menghadiri beberapa acara spesial pemerintah, yang pertama kali di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, pada akhir 2024. Kali kedua saat menghadiri Peringatan HUT PKB Sinode GMIM di Tondano. Pernyataan Olly ini membuat banyak orang terkejut namun akhirnya bisa menerimanya. Pers pun akhirnya mempublikasikan pernyataan Olly tersebut dengan riang gembira.
Olly Dondokambey menjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Utara selama dua periode yakni dimulai 12 Pebruari 2016 hingga 2019, selanjutnya pada periode 2019-2024. Ia memulai kariernya sebagai politisi sebagai anggota DPR-RI terpilih dari Dapil Sulawesi Utara untuk memenangkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI dari Partai PDIP.
Olly satu-satunya kader PDIP di Indonesia yang menjabat Ketua DPD sekaligus petinggi DPP yakni Bendahara Umum dan Megawati Sukarnoputri sebagai Ketua Umum sampai dengan sekarang ini. Langkahnya sebagai negarawan sejati dibuktikan dengan pembangunan di Sulawesi Utara yang lebih baik, ditambah dengan semakin dikenalnya Sulut di kancah Internasional sebagai daerah pusat jasa dan perdagangan.
“Saya mohon pamit karena mungkin terakhir ada bersama rakyatku, karena sebentar lagi Januari 2025 sudah tidak lagi Gubernur. Sudah ada pengganti,” kata Olly Dondokambey dengan ucapan yang sangat berarti.
Seperti diketahui Prof Olly Dondokambey akan melepas jabatannya itu kepada Jendral (Pur) Yulius Selvanus Komaling (YSK), penggantinya.(*/Yayuk)






