Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Hukrim · 2 Des 2025 23:00 WITA ·

Polda Sulut Berhasil Tangkap 10 Tersangka Kasus di Desa Watuliney-Molompar 1 Tersangka Seorang Wanita! Situasi MITRA Aman


Polda Sulut Berhasil Tangkap 10 Tersangka Kasus di Desa Watuliney-Molompar 1 Tersangka Seorang Wanita! Situasi MITRA Aman Perbesar

Ratahan,Sulutnews.com – Polda Sulawesi Utara (Sulut) bersama Polres Minahasa Tenggara (Mitra) resmi membeberkan perkembangan terbaru terkait konflik antar kelompok anak muda di Desa Watuliney dan Desa Molompar, Kecamatan Belang.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Mapolres Mitra, Selasa (2/12/2025), dipimpin Karo Ops Polda Sulut KBP Ferry Raimond Ukoli didampingi Kabid Humas Polda Sulut KBP Alamsyah Hasibuan, Dirreskrimum Polda Sulut AKBP Suryandi, serta Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya.

Karo Ops Polda Sulut KBP Ferry Raimond Ukoli menegaskan, bahwa peristiwa tersebut merupakan pertikaian antar kelompok anak muda dan sudah ditangani secara cepat. “Sampai saat ini sudah ada 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolres Mitra. Situasi sudah aman dan kondusif,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sulut KBP Alamsyah Hasibuan menambahkan, aparat telah melakukan langkah-langkah penanganan menyeluruh, termasuk koordinasi dengan Forkopimda Sulut dan Mitra. “Ini murni perkelahian kelompok anak muda. Polisi sudah melakukan penanganan, situasi saat ini kondusif,” jelas Hasibuan.

Lanjut Hasibuan, penyidik sendiri telah menetapkan 10 tersangka terdiri dari 3 orang terkait pelemparan, 2 orang membawa sajam, dan 5 orang menyiapkan panah wayer serta tombak yang dipersiapkan saat konflik lanjutan.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sulut AKBP Suryandi, merinci kasus di Desa Watuliney dan Molompar merupakan konflik antar kelompok atau tarpok. Ia mengungkapkan, 3 tersangka yakni FM (23), TM (24) dan DU (18), terlibat pelemparan yang menyebabkan kerusakan barang serta korban luka akibat panah wayer. “Mereka dikenakan Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 406 KUHP dengan ancaman masing-masing 7 tahun dan 2 tahun penjara,” tegasnya.

Selain itu, lima pemuda lainnya yaitu SK (24), YP (22), RK (18), G (13) dan S (17), kedapatan membuat panah wayer yang disiapkan untuk pertikaian berikutnya. Dua orang lain, JT (29) dan YC (23), ditangkap dalam mobil karena membawa samurai tanpa izin. “Ketujuh tersangka ini dijerat Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara,” ungkap Suryandi.

Total 10 tersangka tersebut kini menjalani pemeriksaan dan telah resmi ditahan. Polisi membuka kemungkinan adanya tersangka tambahan seiring pendalaman kasus.

Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, memastikan situasi keamanan di Watuliney dan Molompar kini sepenuhnya kondusif. Ia mengimbau masyarakat agar tidak terpancing provokasi, termasuk dari media sosial. “Masyarakat Mitra cinta damai dan tidak menginginkan keributan. Jangan terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Polda Sulut menegaskan seluruh pihak yang terlibat akan diproses hukum tanpa toleransi, sesuai instruksi Kapolda Sulawesi Utara. (Fanly)

Artikel ini telah dibaca 1,261 kali

Baca Lainnya

Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo: Akan Ditindak Pedagang Terbukti Naikan Harga, Lakukan Oplosan Sembako Disaat Bulan Ramadhan Idul Fitri

26 Februari 2026 - 23:30 WITA

PWI Pusat Hadiri Buka Puasa Bersama Kapolri, Perkuat Komunikasi dan Sinergi Dengan Insan Pers

25 Februari 2026 - 23:06 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Pengadilan Tinggi Medan Kurangi Hukuman Oknum Polisi Perdagangan Sisik Trenggiling Jadi 7 Tahun Penjara

12 Februari 2026 - 23:51 WITA

PENGUMUMAN SERTIFIKAT HILANG: ROSALINA T SIGAR OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN ROTE NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

11 Februari 2026 - 09:36 WITA

Trending di Ekonomi