Kerinci,Sulutnews.com – Hampir 2 tahun lebih oknum Pjs kades koto Simpai menjabat sebagai Pengguna anggaran di desa yang minim pembangunan tersebut menuai sorotan publik lantaran pengesahan Apbdes diduga dipalsukan tanda tangan .
13/04/2023.
Ironis nya sang oknum pegawai di salah satu dinas di Kabupaten Kerinci ini dengan memuluskan proses administrasi supaya belangnya tidak nampak di mata publik.
Upaya demi upaya selama ini dilakukan diduga menggerogoti dana desa koto Simpai selama ia menjabat, contoh nya antara lain :
– pada tahun 2021 dibangun nya PJU lampu penerang diduga banyak kejanggalan
– pada tahun 2022 dibangun nya jalan usaha tani yang sempat viral dibeberapa media online memberitakan terkait dugaan pengurangan item pekerjaan dan volume terkesan asal jadi.
– pemberdayaan masyarakat terhadap kader PKK dan kader Posyandu yang diduga kuat minim serta dugaan manipulasi administrasi ( SPJ )
Namun berdasarkan sumber yang sangat relevan yang meminta namanya dirahasiakan ia mengatakan ” Apbdes saya tidak pernah tanda tangan, nah kok ada tanda tangan saya?? “, ungkapnya.
Tentunya menjadi pertanyaan publik terkait tentang dugaan hiruk pikuk yang terjadi di desa koto Simpai selama kepemimpinan Pjs kades tersebut??
Yang tidak kalah menarik, konon cerita nyamuk ” BPD seharusnya memihak terhadap masyarakat malah BPD yang Marah terhadap masyarakat ” sudah lah kalian mengorek ngorek masalah desa, semuanya sudah aman”, Ujarnya.
Diminta pihak inspektorat beserta aparat penegak hukum (APH ) mengusut gejolak yang terjadi di desa koto Simpai kecamatan depati tujuh kabupaten kerinci guna tegak nya supremasi hukum yang ada di republik Indonesia.(*/Feki)







