Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 26 Mar 2024 22:13 WITA ·

Pj Bupati Maks Sombu dan Kepala Cabang Pertamina Ziko Wahyudi Bahas Kelangkaan BBM di Kabupaten Rote Ndao


Pj Bupati Maks Sombu dan Kepala Cabang Pertamina Ziko Wahyudi Bahas Kelangkaan BBM di Kabupaten Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Oder Maks Sombu, Penjabat (Pj) Bupati Rote Ndao, dan Ziko Wahyudi, Kepala Cabang Pertamina, melakukan pertemuan di Kupang Senin, 25 Maret 2024 untuk mengatasi masalah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah bertujuan untuk menata kembali proses distribusi dan pemasaran BBM dengan beberapa poin penting :

Pertama, Pemerintah menegaskan bahwa aturan yang telah ditetapkan harus dilaksanakan oleh semua pengelola SPBU dan pembeli/konsumen.

Kedua, Pemerintah berkeinginan untuk menyesuaikan mekanisme agar harga jual BBM tetap terjangkau dan pengelola menjual dengan tertib sesuai aturan.

Ketiga, Upaya menata dan mengontrol agar harga dan penggunaan BBM sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Keempat, Menjaga agar kenaikan harga BBM tidak berdampak pada inflasi.

Kelima, Rencana pemerintah untuk memanggil semua pengelola SPBU dan pengecer untuk berkoordinasi guna menghindari antrian panjang, penggunaan kendaraan dengan tangki cadangan, dan menjaga agar harga jual tetap terjangkau.

“Penjabat Bupati Sombu menjelaskan bahwa praktek distribusi dan pemasaran BBM yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao telah berlangsung lama dan menyebabkan kekhawatiran serta mengganggu perekonomian daerah. Sistem pemasaran saat ini tidak lagi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, di mana pembelian harus dilakukan dengan menggunakan barcode dan penjualan dibatasi sesuai dengan edaran Bupati tahun 2023.

Dia juga menyoroti bahwa model pemasaran BBM yang tidak terkontrol oleh pemilik SPBU memberikan peluang bagi konsumen untuk membeli dalam jumlah yang melebihi kuota, menggunakan tangki cadangan, dan tidak menggunakan barcode sesuai aturan yang berlaku. Hal ini berdampak pada kenaikan harga BBM di jalanan dengan harga yang bervariasi, yang pada akhirnya juga memengaruhi harga barang lain di pasaran.

“Bupati Sombu menekankan bahwa kontrol dan penataan ulang diperlukan untuk mencegah terjadinya inflasi yang lebih lanjut. Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah ini demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,308 kali

Baca Lainnya

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, tanggal 10 Maret 2026

10 Maret 2026 - 23:36 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:37 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:02 WITA

Trending di NTT