Bitung, Sulutnews.com – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka resmi mengawali tugasnya menjalankan amanat masyarakat Kota Bitung.
Agenda ini ditandai dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Bitung dalam rangka serah terima jabatan yang berlangsung di Kantor DPRD Kota Bitung. Rabu(05/03/25)
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulut, diwakili Kadis Perkim Pemprov Sulut, Alexander Watimena. Ketua TP PKK Kota Bitung, Ellen Sondakh. Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka bersama Istri Ny Jacinta Maringka Gumolung. Wali Kota Bitung Periode 2021-2025, Maurits Mantiri. Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bitung. Forkopimda Kota Bitung. Sekda Kota Bitung, Rudi Theno. Komisioner KPU dan Bawaslu Kota Bitung. Assisten Setda, Para Staf Ahli Walikota serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemkot Bitung. Unsur Pers serta undangan.
Dalam sambutan perdana Wali kota memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas segala berkat dan bimbingan-nya sehingga kita diberikan kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti rapat paripurna saat ini.
Sidang paripurna yang terhormat dan hadirin sekalian dalam suasana yang harmonis serta rukun dan damai, saya bersama Wakil Walikota bapak Randito Maringka berdiri disini hari ini dengan perasaan haru, penuh rasa syukur, sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang kami emban untuk memimpin kota bitung 5 tahun ke depan.
Ditengah kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Bitung yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada kami untuk memimpin Kota Nitung yang sama-sama kita cintai.
Kami juga menyampaikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada semua pihak baik DPRD, forkompinda, KPU, Bawaslu, bahkan semua stakeholder yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah menyukseskan proses pesta demokrasi sehingga boleh berjalan dengan baik.
Sidang paripurna yang terhormat, hadirin yang sekalian, pembangunan suatu daerah adalah suatu proses yang tidak hanya melibatkan salah satu pihak saja, namun diperlukan suatu kolaborasi, sinergitas dan harmonisasi semua pihak di berbagai tingkatan.
Untuk itu, sejalan dengan visi kami dalam membangun kota bitung untuk lima tahun ke depan yaitu ”harmonisasi menuju bitung maju 2025- 2030” yang nantinya akan diwujudkan melalui 4 misi:
1. Memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
2. Membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan.
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
4. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur
Dalam upaya untuk melaksanakan visi dan misi, maka kami memiliki 16 program unggulan dan 5 program prioritas yang nantinya akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan 5 tahun ke depan dan nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (rpjmd) Kota Bitung tahun 2025-2029.
Adapun 16 program unggulan dimaksud sebagai berikut:
1. Menjamin ketersediaan benih, pupuk, pestisida, dan insektisida untuk menunjang ketahanan pangan.
2. Penyempurnaan sistem penerimaan daerah.
3. Reformasi birokrasi serta peningkatan pelayanan publik.
4. Pencegahan dan pemberantasan korupsi.
5. Pemberantasan kemiskinan.
6. Peningkatan pelayanan kesehatan.
7. Penguatan pendidikan, olahraga, keterampilan, sains serta teknologi.
8. Penguatan perlindungan hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
9. Pelestarian lingkungan hidup.
10. Pemerataan ekonomi yang berkeadilan.
11. Memperkuat kerukunan antar umat beragama.
12. Pelestarian seni dan budaya.
13. Pengembangan ekonomi kreatif.
14. Peningkatan infrastruktur penunjang pariwisata.
15. Pengadaan fasilitas usaha bagi nelayan kecil.
16. Pembentukan dan pembinaan kelompok usaha milenial.
Sedangkan 5 program prioritas adalah:
1. Swasembada pangan, menjamin ketersediaan pupuk, benih, pestisida dan insektisida serta menjamin pelestarian lingkungan hidup;
2. Pengadaan fasilitas usaha nelayan kecil dan pemberantasan kemiskinan;
3. Reformasi politik, hukum dan birokrasi serta pelayanan publik
4. Pelayanan kesehatan dan penguatan pendidikan, sains serta teknologi
5. Pencegahan dan pemberantasan korupsi
Sidang paripurna yang terhormat, hadirin yang berbahagia, proses pembangunan di Kota Bitung tentu tidak lepas dari sinergitas, koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kota Bitung.
Dalam mewujudkan asta cita presiden dan wakil presiden serta dalam mendukung visi misi gubernur dan wakil gubernur provinsi sulawesi utara, maka pemerintah kota bitung akan berupaya untuk terus melakukan sinergitas, koordinasi dan sinkronisasi, dalam mendukung pencapaian asta cita serta program dari gubernur dan wakil gubernur sehingga proses pembangunan kota bitung boleh berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan.
Kami menyadari bahwa tahun-tahun ke depan, kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks, diantaranya efisiensi dan keterbatasan anggaran.
Namun dengan semangat harmonisasi dan partisipasi serta dukungan dari semua masyarakat, pihak swasta dan berbagai stakeholder termasuk dewan perwakilan rakyat daerah Kota Bitung, kami yakin dan percaya kita dapat menghadapi dan mengatasinya bersama sehingga kejayaan dan kemajuan kota bitung dapat kita raih bersama.
Tantangan pembangunan yang makin kompleks di tengah keterbatasan sumber daya pendukung antara lain:
• keterbatasan anggaran, dan kewajiban hutang;
• kemampuan fiskal yang masih rendah;
• reformasi birokrasi dan manajemen aparatur pemerintah yang masih perlu dibenahi;
• pelayanan publik yang perlu ditingkatkan.
untuk menyelesaikan tantangan tersebut dibutuhkan kerja keras, kreativitas dan komitmen yang kuat serta pola pikir yang kreatif dengan semangat harmonisasi di semua sektor, diantaranya:
Semua perangkat daerah dituntut melakukan berbagai langkah yang efektif, efisien dan inovatif, serta mencari peluang potensi pendapatan, sehingga dapat membantu sumber-sumber pembiayaan pembangunan.
Dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun dunia usaha.
Dalam upaya pembenahan manajemen aparatur pemerintah, maka yang perlu dilakukan adalah manajemen sumber daya aparatur pemerintah yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja serta integritas dan moralitas dengan tidak membedakan latar belakang suku, ras, warna kulit, agama dan asal usul serta memperhatikan kesejahteraan aparatur pemerintah.
Terkait dengan tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik, maka perlu dilakukan pembenahan di semua bidang, sehingga pemerintahan yang baik dan bersih dapat tercermin melalui peningkatan pelayanan publik.
Sidang paripurna yang terhormat, ” hadirin sekalian sebagai walikota dan wakil walikota, saya dan pak randito maringka berkomitmen untuk melaksanakan program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. ”
Visi dan misi yang telah kami usung dalam kampanye bukan sekadar janji, tetapi akan kami wujudkan melalui kerja nyata yang terukur.
Kami juga akan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan daerah.
“mari bersama wujudkan harmonisasi menuju bitung maju”.
“Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, kiranya tuhan akan senantiasa memberkati tugas dan kerja
kita dalam membangun kota bitung yang tercinta.” Tutup Walikota.
Mengakhiri rangkaian kegiatan ini di tutup dengan ibadah syukur serta buka puasa bersama di Rumah Dinas Walikota Bitung.
(Tzr)





