Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 6 Feb 2025 17:18 WITA ·

Pertanyakan Anti Virus ASF, Angelia Regina Wenas Ingatkan Dinas Pertanian dan Peternakan Soal Ancaman Virus PMK


Pertanyakan Anti Virus ASF, Angelia Regina Wenas Ingatkan Dinas Pertanian dan Peternakan Soal Ancaman Virus PMK Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Anggota DPRD Sulut Angelia Regina Wenas menanyakan upaya pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Pertanian dan Peternakan terkait penanganan African Swine Fever Virus (ASF) yang terjadi pada 2023 silam sehingga menyebabkan ratusan peternakan Babi di Sulut merugi bahkan harus gulung tikar. Menurutnya peternakan Babi sangat menjanjikan mengingat harga daging saat ini sangat tinggi, namun peternak masih hati – hati untuk kembali berinvestasi, karena ancaman Virus ASF.

” Apa vaksin untuk Virus ASF sudah ada? Karena sekarang ini bukan hanya virus ASF yang masih ditakuti tetapi ada virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sudah menyerang ternak Sapi,” kata Angelia Wenas saat RDP bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Senin (3/2)2025)

Politisi partai Demokrat yang saat ini masuk tim Komisi II DPRD Sulut ini juga mengatakan, untuk Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2025 Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulut perlu mengalokasikan anggaran, sebagai antisipasi adanya serangan virus yang akan menyerang peternak. ” Pengalaman tahun 2023 lalu jangan sampai terulang lagi maka perlu ada program kerja dalam kaitan mitigasi serangan virus ataupun penyakit yang menyerang ternak,” kata Angelia Wenas.

Terkait vaksin Anti virus ASF Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Pangemanan mengatakan belum ada vaksinnya. “Semenjak Sulut dilanda virus ASF, memang sangat di rasakan sekali kerugiannya, namun upaya pencegahan dan penanggulan telah kami lakukan, mengingat sampai saat ini tidak ada vaksin untuk virus ASF ini, namun kami terus lewat sosialisasi dengan melakukan bioscurity yang ketat kepada peternak. Mengingat sampai saat ini belum ada vaksin untuk Virus ASF,” ungkap Pangemanan.

Juga kata dia, saat ini peternak sudah bangkit lagi, dan memang belum seperti sebelumnya.“Dalam melakukan beosecurity yang ketat, telah disosialisasikan kepada peternak dan saat ini mulai berhasil,” kata Pangemanan sambil menambahkan untuk Virus PMK sudah ada vaksin, dan telah diberikan kepada peternak karena Virus PMK ini tidak hanya menyerang sapi, tetapi juga menyerang ternak Babi dan Kambing.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,167 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Berhasil Bongkar Jaringan TPPO Berskala Internasional

10 Maret 2026 - 15:48 WITA

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga

8 Maret 2026 - 22:19 WITA

SMA Negeri 9 Binsus Manado Terapkan Absen Elektronik Digital Untuk 197 Guru-Guru, Staf, Satpam dan Sekitar 2.400 Siswa Saat Masuk dan Pulang Sekolah

7 Maret 2026 - 16:18 WITA

Pemda Sulut Menyiapkan Lahan 25 Ha Untuk Lokasi Pembangunan Ribuan Rumah Tipe 36 Bagi ASN Dilingkungan Pemda Sulut

6 Maret 2026 - 23:48 WITA

Menjelang Pelaksanaan TKA Bulan April Sejumlah SD di Kota Manado Lakukan Pengayaan dan Bimbel

6 Maret 2026 - 23:26 WITA

Kadis Dikbud Manado Peter Assa : Empat Kepsek SMP Negeri Yang Dilantik Wakil Walikota Sesuai Aturan, Mohon Kerja Lebih Baik

6 Maret 2026 - 23:19 WITA

Trending di Manado