Sulutnews.com Bengkulu Selatan – amburadulnya dana desa hingga ke realisasinya diduga otak sekdes dan kepala desa Padang Nibung kecamatan bungamas.
Bagaimana tidak kepala desa Padang Nibung sudah jelas jelas mengetahui bendahara desa tidak memahami seskiudes namun tetap memaksakan agar perangkat desa yang bersangkutan untuk menjadi bendahara, yang akhirnya pelaksana kerja bendahara tetap di ambil alih oleh sekdes.
Sementara itu kasi perencanaan desa Padang Nibung yang tadinya bendahara desa padang Nibung yang sudah teruji mampu mengoperasikan seskiudes malah di geser menjadi kasi perencanaan.
Hal itu menimbulkan kecurigaan besar, kenapa kepala desa terlalu ngotot dengan bendahara saat ini sementara kemampuannya masih jauh darin yang diharapkan, apakah memang karena bendahara saat ini mudah di lobi masalah anggaran, sementara sekdes dengan santainya merangkap mengerjakan pekerjaan yang seharusnya tanggung jawab bendahara.
Bendahara desa Padang Nibung saat di konfirmasi dengan jelas mengakui bahwa dirinya belum bisa seskiudes “saya kalau mengoperasikan komputer sudah bisa namun jujur saja kalau seskiudes saya belum bisa” ujar bendahara.
Terpisah sekdes Padang Nibung yang tidak mau menjawab dikonfirmasi, diketahui dari pihak BPKAD bahwa selama ini yang melaporkan keuangan adalah sekdes, malah bendahara desa Padang Nibung tidak kenal dengan bendahara desa Padang Nibung. (JN)





