Bitung, Sulutnews.com – Proses evaluasi coklit dan e-coklit Pantarlih KPU Bitung dalam rangka menghasilkan data pemilih yang berkwalitas untuk Pilkada Bitung 2024, dihadiri oleh Bawaslu RI, Ketua Devisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Diklat, Herwyn Malonda.
638 Pantarlih Hadir di Evaluasi Coklit Tahap ll KPU Bitung ini, serta PPK dan PPS se Kota Bitung yang berlangsung di Hotel Sentra, Minut, Rabu(24/07/24).
Turut hadir juga pada kesempatan ini Komisioner KPU Bitung, Frangky Takasihaeng, Muhajir La Djanudina, Yunoy Rawung, Wiwinda Hamisi, Sekertaris KPU, Poula Tuturoong.
Mewakili Wali Kota Bitung Kaban Kesbangpol, Oktovianus Tumundo serta perwakilan unsur Forkopimda Kota Bitung.
Ketua KPU Bitung, Deslie Sumampouw dikesempatan yang sama, mengapresiasi kehadiran Bawaslu RI dalam kegiatan evaluasi coklit dan e-coklit ini.
Ia mengatakan KPU Bitung sudah seratus persen melakukan coklit, dengan demikian KPU Bitung pertama menyelesaikan coklit di Kabupaten Kota se Sulut.
Terkait kehadiran Bawaslu RI pada saat ini, Deslie menuturkan ” tentu ini suatu kebanggan bagi kpu kota bitung, karena dimana kegiatan rakor evaluasi ini yang setingkat pantarlih tapi bisa di hadiri dan di awasi langsung oleh anggota bawaslu RI khususnya bidang pengawasan.”
Untuk itu ia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bawaslu RI yang sudah membantu dan memberikan arahan serta masukan untuk perbaikan dalam pelaksanaan evaluasi saat ini.
Sementara, Herwyn Malonda saat diskusi panel menyatakan bahwa pihaknya banyak mendapati temuan dalam tahapan coklit ini.
Meski demikian Herwyn menyatakan berbagai temuan oleh Bawaslu bukan berasal dari Sulut.
“Ada temuan kami di Bawaslu RI, mudah mudahan di Sulut tidak ada, sebab ada Pantarlih terbukti menjadi anggota Parpol ataupun tim pemenangan di Pemilu serentak.” Jelas Herwyn.
Atas nama Bawaslu dirinya berharap khusus di Kota Bitung tidak ada lagi pemilih yang Philipina-Sangihe ataupun Sangihe-Philipina yang berstatus Stateless.
” saya ingatkan ini tidak ada lagi, karena walaupun hanya satu ataupun dua orang akan menjadi isu Nasional. Kami berharap bapak dan ibu Pantarlih benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik,” tutup Herwyn.
(Tzr)





