Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bolmut · 21 Jun 2025 11:15 WITA ·

Peragaan Penggunaan Tabung Pemadaman Kebakaran Di Goverment Care Sangkub

Foto : Salim Eato kapasitas Kasie Penggulangan Kebakaran Damkar Bolmong Utara


Bolmong Utara, Sulutnews.com – Pelaksanaan program Goverment Care Pemkab Bolmong Utara di Kecamatan Sangkub melibatkan seluruh satuan perangkat daerah.  Termasuk peragaan penggunaan tabung pemadam kebakaran, berlangsung di halaman Puskesmas Sangkub 1. Jumat (20/06/2025).

Intinya, “Government Care” adalah upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di tingkat kecamatan, dengan melibatkan berbagai dinas terkait dan berbagai jenis pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Damkar Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Salim Eato, S.IP memperagakan langsung dengan intonasi suara tegas meyakinkan bagaimana caranya menggunakan tabung pemadam kebakaran guna memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiapkan pos kendali pemadam kebakaran di depan masyarakat Sangkub.

Pengertian  APAR (Alat Pemadam Api Ringan)  adalah  Alat pemadaman yang bisa dibawa / dijinjing dan gunakan / dioperasikan oleh satu orang dan berdiri sendiri, mempunyai berat antara 0,5kg sampai dengan 16 kg Apar merupakan alat pemadam api yang pemakaiannya dilakukan secara manual dan diarahkan dengan cara menyapu dari titik terluar menuju titik terdalam dimana api berada.

Apar dikenal sebagai alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat di dalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran.

Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini, peletakan APAR-pun harus ditempatkan di tempat-tempat tertentu dan mudah terlihat sehingga memudahkan didalam penggunaannya.

Fungsi / kegunaan APAR :

Untuk mencegah dan memadamkan kebakaran yang masih kecil.

Pemasangan dan penempatan APAR :

~ Setiap APAR dipasang pada posisi yang mudah dilihat dan dijangkau dan tidak boleh terhalangi benda apa pun.

~ Pemasangan APAR harus sesuai dengan jenis benda / tempat yang dilindungi

~ Setiap APAR harus dipasang menggantung dan terlindung

~ Pemasangan APAR dengan ketinggian max. 1,2 mtr

~ Pemasangan APAR tidak boleh diruangan yang mempunyai suhu lebih dari 49º C dan di bawah 4º C

Persyaratan Teknis APAR :

~ Tabung harus dalam keadaan baik ( tidak berkarat )

~ Dilengkapi dengan etiket cara – cara penggunaan yang memuat urutan singkat dan jelas tentang cara penggunaannya

~ Segel harus dalam keadaan baik

~ Tidak ada kebocoran pada membran tabung gas tekanan tinggi ( Cartridge )

~ Slang harus dalam keadaan baik, tidak boleh ada retakan dan tahan tekanan tinggi.

~ APAR jenis busa / foam, tabung dalamnya tidak bocor serta lubang pengeluaran tidak tersumbat

~ Bahan baku pemadaman harus selalu dalam keadaan baik

~ Tutup tabung harus baik dan tertutup rapat

~ Warna tabung harus mudah dilihat sesuai dengan jenis APAR

Foto : Tabung Pemdam Kebakaran

APAR (Alat Pemadam Api Ringan) terdiri dari beberapa jenis, antara lain :

Pertama, Jenis Tepung Kimia Kering (Dry Chemical Powder).

Jenis ini efektif untuk kebakaran kelas B dan C dan juga bisa kelas A. Tepung serbuk kimia kering berisi dua macam bahan kimia, yaitu Sodium Bicarboanat & Natrium Bicarbonat, Gas nitrogen sebagai pendorong. Khusus untuk pemadaman kelas D (logam) seperti Magnesium, Titanium, Zarcanium, dan lain-lain digunakan metal-dry powder yaitu campuran Sodium, Potasium, dan Barium Chloride.

Kedua, Jenis Halon.

APAR jenis ini efektif untuk menanggulangi kebakaran jenis cairan yang mudah terbakar dan peralatan listrik bertegangan (kebakaran kelas B dan C). Bahan pemadaman api gas Halon biasanya terdiri dari unsur-unsur kimia seperti chlorine, flourine, bromide dan iodine.

Ketiga, Jenis CO2.

Bahan pemadam jenis CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B (minyak) dan C (listrik). Berfungsi untuk mengurangi kadar oksigen dan efektif untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di dalam ruangan (indoor). Pemadaman dengan gas arang ini dapat mengurangi kadar oksigen sampai dibawah 12%.

“Tahukah saudara-saudara bahwa fungsi tabung pemadam kebakaran itu sangat penting dan utama. Karena, alat inilah yang menentukan seberapa besar kerugian material maupun non material akibat kebakaran yang terjadi,” kata Salim Eato.

Tabung pemadam, atau yang sering kita sebut sebagai APAR, adalah salah satu alat keselamatan yang wajib ada di setiap gedung, kendaraan umum, bahkan di rumah. Namun, masih banyak di antara kita yang belum paham benar tentang apa itu tabung pemadam kebakaran dan mengapa kita harus memilikinya.

Pencegahan Menjadi Lebih Buruk.

Fungsi tabung pemadam kebakaran tidak hanya soal memadamkan api saja, tetapi juga mencegah kebakaran menjadi lebih besar. Pasalnya, dengan memadamkan api saat masih kecil, APAR membantu mencegah api menjadi besar dan meluas yang bisa menyebabkan kerugian baik materil maupun nyawa.

Keselamatan di Ruang Terbatas.

Di lingkungan yang padat seperti apartemen atau kantor dengan ruang terbatas, keberadaan tabung pemadam menjadi semakin krusial. Karena, ini adalah alat pertahanan pertama yang mampu mengatasi api sebelum bantuan dari petugas pemadam kebakaran dapat tiba di tempat kejadian.

Fungsi Tabung Pemadam Kebakaran dalam Meminimalisir Kerusakan.

Menggunakan tabung pemadam dengan cepat dan tepat juga sangat penting dalam mengurangi potensi kerusakan. Tindakan ini tidak hanya membantu menghentikan api dari merambat ke area lain, tetapi juga mengurangi risiko kerusakan yang lebih luas.

Mungkin banyak dari kita yang menganggap keberadaan tabung pemadam kebakaran hanya sebagai formalitas semata.

“Namun, mengingat fungsinya yang bisa menyelamatkan harta dan nyawa, penting bagi kita untuk memahami dan merawat alat ini dengan baik,” ungkapnya

Fungsi Tabung Pemadam Kebakaran Sesuai dengan Jenis Medianya.

Tabung pemadam kebakaran itu ternyata punya tiga fungsi utama :

Foto : Berbagai jenis dan ukuran tabung pemadam kebakaran

  1. Alat Pemadam Api Jenis Dry Powder

Alat ini bukan sembarang pemadam. Dengan isi tabung pemadam kebakaran mono-ammonium phosphate dan ammonium sulphate, dia bisa melawan api dari berbagai sumber, baik itu benda padat, cair, maupun peralatan elektrikal.

Cara kerjanya juga cukup unik. Alat ini bekerja dengan cara menyelimuti area yang terbakar, sehingga api tersebut terisolasi dari oksigen dan akhirnya padam. Tapi, ada satu hal yang perlu diingat pada saat menggunakan tabung ini, pastikan untuk menjaga jarak dan menghindari inhalasi langsung.

  1. Fungsi Tabung Pemadam Kebakaran Karbon Dioksida (CO2).

Alat pemadam media CO2 ini adalah penyelamat dalam situasi darurat, terutama saat api bermula dari korsleting listrik atau insiden peralatan elektronik. Di dalam tabung, CO2 tersimpan dalam bentuk cair, namun ketika Anda semprotkan akan berubah menjadi gas untuk mengisolasi oksigen sekitar api.

“Keistimewaan dari pemadam ini adalah tidak meninggalkannya residu apapun, sehingga amat aman untuk Anda gunakan pada peralatan elektronik yang sensitif. Meskipun begitu, saat menggunakan pemadam api jenis CO2, sebaiknya Anda memakai alat bantu pernapasan atau breathing apparatus.”

  1. Alat Pemadam Api Jenis Foam.

Di banyak industri yang rawan kebakaran, fungsi tabung pemadam kebakaran berisi busa menjadi begitu krusial. Pasalnya, alat ini sangat efektif untuk mengatasi api yang berasal dari benda padat non-logam serta cairan yang mudah terbakar.

Cara kerjanya cukup unik ! Busa yang dikeluarkan akan menutupi sumber api sambil mendinginkannya, sehingga membatasi dan akhirnya memadamkan bara yang ada. Tabung ini banyak digunakan di industri minyak, karena kecepatan dan efisiensinya dalam meredam nyala api, terutama yang berasal dari minyak.

Cara Menggunakan Tabung Pemadam Kebakaran yang Benar Sesuai Standar

Jangan sampai, saat kondisi darurat kebakaran, Anda malah bingung dan menggunakan tabung itu dengan cara yang salah. Mari kita praktek menggunakannya :

  1. Metode TATS (Tarik, Arahkan, Tekan, dan Semprot)
  • Tarik pin pengaman yang ada di pegangan tabung pemadam. Pin ini berfungsi agar tabung tidak semprot sendiri. Pastikan Anda tarik pinnya sampai lepas ya, jangan setengah-setengah.

~ Arahkan nozzle atau ujung semprotan ke dasar api, bukan ke tengah atau ke atas nyala api. Mengapa? Karena cara ini lebih efektif memutus sumber api.

~ Tekan tuas tabung pemadam dengan tenang dan mantap. Pastikan tekanannya stabil, supaya bahan pemadam bisa keluar dengan baik dan maksimal.

~ Semprot bahan pemadam secara perlahan dan beri arah menyapu dari satu sisi ke sisi lainnya, sampai api benar-benar padam. Jangan tergesa-gesa, sabar adalah kunci.

  1. Metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep)

~ Pull (Tarik): Agar fungsi tabung pemadam kebakaran optimal, langkah pertama Anda perlu tarik pin pengaman terlebih dahulu.

~ Aim (Arahkan): Ingat, selalu arahkan nozzle ke base atau dasar api.

~ Squeeze (Tekan): Pegang tabung dengan kedua tangan jika perlu, dan tekan tuasnya dengan kuat dan stabil.

~ Sweep (Sapu): Gerakkan semprotan secara menyapu ke kiri dan ke kanan, hingga api terpadamkan sepenuhnya.

Biar Fungsi Tabung Pemadam Kebakaran Tetap Optimal, Jangan Lupa Lakukan Perawatan !

Cek Penempatan

Pertama-tama, Anda perlu memastikan bahwa tabung pemadam kebakaran tersebut berada pada tempatkan yang mudah aksesnya. Karena, tabung pemadam kebakaran yang tersimpan di tempat yang tidak mudah diakses dapat menghambat respons cepat saat terjadi kebakaran.

Selain itu, pastikan label dan petunjuk penggunaan pada tabung pemadam kebakaran tetap jelas dan tidak terhapus oleh waktu. Hal ini penting agar ketika dalam kondisi darurat kebakaran fungsi tabung pemadam kebakaran dapat optimal.

Periksa Tekanan.

Tekanan yang tepat dalam tabung pemadam kebakaran sangat penting untuk memastikan bahwa aliran air atau zat pemadam lainnya dapat keluar dengan optimal saat Anda gunakan. Karena, jika tekanan terlalu rendah, tabung tersebut tidak dapat memberikan perlindungan yang efektif.

Pemeriksaan Fisik Pada Tabung.

Terakhir, lakukan inspeksi visual secara rutin terhadap tabung pemadam kebakaran, apakah tabung tersebut dalam kondisi baik, tidak rusak atau bocor. Selain itu, jangan lupa untuk pastikan juga bahwa segel pengaman masih utuh dan tidak rusak.

Sesudah peragaan penggunaan tabung pemadam kebakaran, Kasie Penanggulan Kenakaran Salim Eato mengundang Bupati Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh untuk tampil  menggunakan tabung ini pada saat api menyala menjulang ke langit dan berhasil.

Foto : Bupati dan Wakil Bupati serta pimpinan satuan perangkat daerah turut menyaksikan peragaan penggunaan tabung pemadam kebakaran.

Terdengar tepuk tangan masyarakat sekalipun ada rasa cemas ketika nyala api mulai membesar. Terlihat ekspresi isteri wakil bupati Ny. Moy Pontoh Mamonto agak panik. *** GG

Artikel ini telah dibaca 1,437 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berkah Ramadhan, Kapolres Bolmong Utara Berbagi Takjil di Jalur Trans Sulawesi

26 Februari 2026 - 19:47 WITA

Wabup Moh Aditya Pontoh Sangat Peduli Pemberdayaan UMKM

25 Februari 2026 - 20:17 WITA

Puasa 1 Ramadhan 1447 H Dimulai 19 Februari 2026

18 Februari 2026 - 00:24 WITA

Prosesi Adat Mopohabaru / Mopotau Menjelang Awal Puasa Ramdhan 1447 H Bolmong Utara

14 Februari 2026 - 17:47 WITA

Lokasi Pembangunan Tambak Udang Vaname Di Biontong Ditinjau Lansung Direktur KKP Bappenas

13 Februari 2026 - 21:53 WITA

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji 68 Pejabat Manajerial Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmong Utara

13 Februari 2026 - 16:15 WITA

Trending di Bolmut