Bitung, Sulutnews.com – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bitung yang ke-35 pada 10 Oktober mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melaksanakan kegiatan sebagai bagian dari tradisi tahunan, ziarah ke makam para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah berpulang, Jumat (3/10/2025).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, ini menjadi momen reflektif untuk mengenang jasa-jasa para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi besar dalam meletakkan dasar pembangunan Kota Bitung.
Dalam ziarah tersebut, Wali Kota Hengky didampingi oleh Wakil Wali Kota Randito Maringka, Sekretaris Daerah Ir. IGN Rudy Theno, ST, MT, MAP, Ketua TP PKK Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, serta jajaran pejabat tinggi lainnya, termasuk para camat dari seluruh kecamatan.

Foto sumber FB Pemkot Bitung
Rombongan bersama-sama mengunjungi makam para tokoh yang telah membangun pondasi kemajuan kota.
“Saya rasa penting untuk kita mengingat para pendahulu. Mereka bukan hanya pemimpin, tapi juga pejuang yang meletakkan dasar-dasar pembangunan kota ini.
Tradisi ziarah ini merupakan cara kami untuk mengingat dan menghormati jasa mereka,” ungkap
Hengky Honandar.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan tabur bunga dan doa bersama di beberapa lokasi pemakaman yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Foto sumber FB Pemkot bitung
Beberapa di antaranya yang diziarahi adalah:
Alm. Robert K. Lahindo, SH, MSi (2006–2011) – dimakamkan di Winenet, Bitung
Alm. Drs. W.A. Worang (1978–1980) – dimakamkan di Kauditan, Minahasa Utara
Alm. Milton Kansil, SE (2000–2005) – dimakamkan di Maumbi, Minahasa Utara
Alm. Hanny Sondakh (2006–2016) – dimakamkan di Maumbi, Minahasa Utara
Alm. Drs. Karel Lasut Senduk (1980–1986) – dimakamkan di Tomohon
Alm. Kol. (Purn) Cornelis Supit (2000–2005) – dimakamkan di Tondano, Minahasa
Alm. Drs. Max Lumintang (2005–2006) – dimakamkan di Sonder, Minahasa
Alm. Drs. Sinyo Harry Sarundajang (1986–2000) – dimakamkan di Kawangkoan, Minahasa

Bagi Wali Kota Hengky Honandar, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bentuk penghargaan mendalam terhadap sejarah dan jejak kepemimpinan di Kota Bitung.
“Tujuan utama dari ziarah ini adalah untuk menumbuhkan rasa penghargaan terhadap sejarah dan jejak kepemimpinan di Kota Bitung.
Kami ingin generasi sekarang terus mengenang perjuangan mereka, karena tanpa fondasi yang telah mereka bangun, kita tidak akan bisa menikmati kemajuan yang ada hari ini,” jelasnya.
Ziarah ini juga menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Pemkot Bitung untuk melanjutkan semangat pengabdian dan dedikasi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kami semua. Kami ingin memastikan bahwa semangat pengabdian mereka terus mengalir, memberikan inspirasi untuk terus membangun Kota Bitung menjadi lebih baik lagi,” tambah Hengky.
Melalui kegiatan ini dipastikan bahwa setiap langkah pembangunan hari ini adalah kelanjutan dari perjuangan panjang para pemimpin terdahulu.
Ziarah menjelang HUT Kota Bitung ke-35 ini menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, dan semangat keberlanjutan pembangunan, menuju kota yang semakin maju, berdaya saing, dan berkarakter.





