Manado, Sulutnews.com – Menjelang Hari Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 Pemda Sulut yang dipimpin Gubernur Yulius Silvanus SE dan Wakil Gubernur Dr Viktor Mailangkay SH MH mulai Minggu kedua Desember atau tangal (8/12) akan salurkan 30 ton beras (30.000 kg beras) dan minyak Goreng (Migor) gratis diwilayah rentan rawan pangan akibat cuaca ekstrim, angin kencang dan gelombang tinggi ditiga Kabupaten Kepulauan yakni Kabupaten Sitaro, Sangihe dan Kabupaten Talaud. 10 ton beras setiap Kabupaten dengan kualitas baik yang akan diberikan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pangan Sulut Dr Franky Tintinggon S.SSTp.M.Si kepada wartawan Sulutnews.com Jumat (5/12) di Manado.
Menurut Tintinggon 30 ton beras itu merupakan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah ( CPPD) yang ada di Kantor Bulog Cabang Tahuna di Kabupaten Sangihe yang dialokasikan sejak bulan Oktober hinga November 2025.

Foto – Gubernur Sulut Yulius Silvanus SE
Dan jumlah Penerima Bantuan Pangan ( PBP) sekitar 19.877 warga PBP .Dengan rincian untuk Kabupaten Sitaro sekitar 2.729 warga PBP, Kabupaten Sangihe 10.329 warga, dan Kabupaten Talaud 6.819 warga.
Menurut Kadis Pangan Franky Tintinggon bantuan pangan yang diterima oleh Warga PBP yakni beras 10 kg per satu bulan dan minyak goreng 2 liter per bulan” Bantuan ini sangat bermanfaat sekali untul warga ditiga Kabupaten Kepulauan” kata Kadis Pangan.Bantuan beras itu sesusi instruksi Gubernur dan kualitas beras dan minyak goreng sangat baik.
Lakukan GPM
Selain memberikan bantuan pangan beras dan minyak goreng secara gratis, Pemda Sulut lewat Dinas Pangan akan melakukan Gerakan Pangan Murah ( GPM) di Kabupaten Sangihe dan Talaud pada 8 Desember 2025. Dan di Kabupaten Sitaro pada 19 Desember 2025.

Foto – Salah Satu Kegiatan GPM Jumat (5/12) di Kairagi Kota Manado yang dilakukan Dinas Pangan Sulut
Dalam kegiatan GPM nanti di Kabupaten Talaud dan Sangihe 8 Desember akan dijual 10.000 kg beras premium dua merpati, minyak goreng tropical 80 lusin, gula pasir 40 karung, bawang merah 300 kg, bawang putih 200 kg, telur ayam 40 baki
Sementara khusus di Kabupaten Sitaro dalam GPM pada 19 Desember akan dijual untuk beras premiun dua merpati 5.000 kg, minyak goreng tropical 40 lusin, gula pasir 20 karung, bawang merah 150 kg, bawang putih 100 kg dan telur ayam 20 baki. Dalam GPM semua harga dibawah harga pasar, ” jadi murah warga bisa manfaatkan kegiatan GPM ini” kata Franky.
Harga Pangan Stabil di Sulut
Menjawab yang lain, Kadis Pangan Franky Tintinggon mengatakan, menjelang Natal harga pangan stabil tidak ada gejolak. Dari data dan laporan di 15 Kabupaten dan Kota rata rata ditingkat pedagang eceran sejak 27 November hinga 2 Desember 2025 stabil.
Misalkan beras premium harga Rp 15.535 per kg, beras medium Rp 13.685 per kg, beras SPHP Rp 12.210 per kg, minyak goreng kemasan Rp 22.001 per kg, minyak goreng curah Rp 18.900 per kg, gula pasir Rp 18.977 per kg, telur ayam ras Rp32.955 per kg, bawang merah Rp47.779 per kg, bawang putih Rp 40.894 per kg, cabai rawit merah Rp 31.424 per kg.
” Harga harga pangan ini.masih stabil dan kondusif” kata Tintinggon. Bahkan tidak terjadi gejolak yang berpotensi mengangu daya beli masyarakat.
Namun menurut Kadis Pangan Franky Tintinggon pihaknya tetap melaksanakan pemantauan dan pengawasan serta berkoordinasi rutin dengan instansi terkait dan Kabupaten dan Kota untjk menjaga ketersediaan pangan serta stabilisasi harga bahan pangan.
” Jadi pemantauan dan pengawasan dan koordinasi rutin itu terus dilakukan”kata Tintinggon.
DPRD Sulut Berikan Apresiasi
Sementara itu Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Sulut ketika dimintai tangapan Jumat (5/12) mengatakan, program Pemda Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Yulius Silvanus dan Wakil Viktor Mailangkay sangat baik dan tepat.

Foto – Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Sulut
Apalagi untuk daerah tiga Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud yang memang perlu dibantu tetutama menjelang Natal dan Tahun Baru
“‘Sebagai wakil rakyat tentunya memberikan apresiasi langkah Pemda Sulut membantu pangan beras dan juga ada GPM” kata Louis Schramm. Bahkan didaerah Kabupaten dan Kota lainnya juga telah disalurkan ini sangat baik.
Menurut Louis Schramm yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut, bantuan beras dan minyak goreng untuk meringankan beban warga. Dan untuk GPM itu juga untuk menstabilkan harga pangan juga untuk pengendalian inflasi di Sulut.” Kita DPRD dukung 100 persen dan salut Dinas Pangan yang melakukan gerak cepat” kata Louis Schramm yang juga Pengacara.. Louis optimis rakyat terbantu harga pangan stabil dan inflasi terkendali.(Fanny)





