Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu · 3 Apr 2024 23:35 WITA ·

Peluncuran Container Export di Pelabuhan Pulau Baai Mendorong Ekspor Produk Unggulan Bengkulu


Peluncuran Container Export di Pelabuhan Pulau Baai Mendorong  Ekspor Produk Unggulan Bengkulu Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Pelabuhan merupakan salah satu variabel utama penentu penggerak ekonomi daerah. Untuk melihat perkembangan suatu daerah dapat dilihat dari aktivitas pelabuhannya.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka acara launching Container Export di PT. Pelindo II Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Rabu (3/4/2024).

Gubernur Rohidin menyampaikan, kehadiran container export yang disiapkan oleh PT. Sinokor dan Heung A Line dan PT. Winarapan ini akan memperlancar aktivitas ekspor komoditi unggulan Bengkulu.

“Launching container export ini hanyalah bagian kecil dari proses penjang membangun ekonomi daerah yang tangguh dan mandiri. Oleh karena itu, saya mengharapkan para eksportir, pelaku usaha dan UMKM dapat bekerja sama untuk memanfaatkan kontainer yang telah disediakan ini,” ungkap Rohidin.

Dengan adanya kontainer ekspor ini, maka tidak akan ada double handling atau penanganan ganda, sehingga akan lebih efektif dan efisien.

Rohidin menambahkan, kehadiran fasilitas di pelabuhan ini harus didukung dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, terutama di jenjang pemerintah setempat.

“Ketika ada kebijakan baru dalam pergerakan perekonomian daerah, tolong disambut secara berjenjang. Informasikan ke kabupaten dan kota agar terjadi sinergi maksimal bersama bupati dan walikota untuk mencapai tujuan bersama,” tegas Rohidin.

Untuk diketahui, dari sembilan kabupaten dan satu kota, wilayah Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang merupakan daerah dengan potensi pertanian holtikultura dan perkebunan kopi. Pada tahun 2023 Rejang Lebong telah melakukan ekspor kopi ke Singapura melalui pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Di sisi lain, Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Tengah merupakan penghasil sawit dan karet. Pada tahun 2023 telah melakukan ekspor karet melalui pelabuhan Boom Baru, Palembang, Sumatera Selatan. Selama ini produk yang telah diekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu adalah batu bara.

General Maneger (GM) Pelindo Regional II Capt. S. Joko pihaknya menargetkan ekspor komoditi unggulan Bengkulu mencapai 200 ribu m3 per bulannya.

“Ini terobosan baru, sehingga tidak ada lagi double handling. Tentunya akan mempermudah ekspor komoditi unggulan yang ada di Bengkulu. Ada target 10 ribu meter kubik sehari, jadi dalam sebulan itu bisa 200 ribu kubik pengiriman,” terang Joko.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pelepasan komoditi ekspor berupa kayu dari Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menuju tujuan Qindao Port, China. (Tanto.G)

Artikel ini telah dibaca 568 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Korwil Media Sulawesi Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M

21 Maret 2026 - 15:14 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Bahas Sinergi, Ketum AMJ Audiensi dengan Wali Kota Bengkulu

31 Januari 2026 - 23:44 WITA

Bernuansa Merah Putih, Ini Makna Logo Asosiasi Media Dan Jurnalis (AMJ)

30 Januari 2026 - 16:07 WITA

Trending di Bengkulu