Rote Ndao, Sulutnews.com – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan periode 2025–2030 di sambut Adat oleh Masyarakat Adat dalam rangka acara syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao.
Di pantau media ini , Senin (31/3/2025) masyarakat memadati halaman SMA N 1 Rote Selatan, Desa Daleholu, menyambut Bupati dan Wakil Bupati Terpilih beserta rombongan.
Dengan Tuturan adat yang di sambut oleh toko Adat dan masyarakat adat sekecamatan Rote Selatan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao terharu.
Bupati Rote Ndao Rote Ndao Paulus Henuk, Dalam sambutan nya ia gagas program Rote Ndao 10.000 (Sepuluh Ribu)
“Kita berkontribusi bersama bangun Rote Ndao lebih maju, jadi programnya saya sebut Rote Ndao Sepuluh Ribu,” Kata Bupati Paulus Henuk dalam sambutan nya di syukuran Pelantikan Bupati/wakil Bupati di Kecamatan Rote Selatan di Halaman SMA Negeri 1 Rote Selatan, Senin (31/03/2025) malam.
Paulus Henuk, menjelaskan dalam program sepuluh ribu ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao menyiapkan rekening khusus, dan memohon kepada warga yang mampu setiap bulan menyumbangkan uang senilai Rp. 10 ribu rupiah.

“setiap bapak, mama yang mampu saya minta kirimkan uang Rp 10 ribu ke rekening yang kami buat, ini setiap bulan kita akan publikasi uangnya kita pakai untuk apa, saya Hitung kalau Rp.10 ribu saja kita mampu kirimkan ke rekening itu, maka kita tau berapa banyak orang Rote yang bisa, 10 saja di kali dengan sekian banyak orang, apalagi orang-orang kaya tidak mungkin kasi 10 ribu,” ujar Paul Henuk.
Dijelaskan Paul Henuk uang senilai Rp. 10 ribu setiap bulan akan dipublikasi kepada publik sebagai bentuk pertanggung jawaban
“Uangnya kita pakai untuk apa? untuk turunkan stunting, kemiskinan, untuk bantu Balu janda, fakir miskin, dan seterusnya, untuk fasilitas umum,” Jelasnya.
Menurut Paul Henuk, kalau gagasan ini berjalan dengan baik, tentunya tidak ada lagi bupati klaim dirinya yang hebat “Ini Konsep berjalan maka yang hebat itu seluruh masyarakat Rote Ndao” ungkapnya.
Ditegaskan Paul Henuk, dimana pun orang Rote berada, dalam dirinya masih mengalir darah Rote, tentunya berkewajiban dan bertanggung jawab moral untuk membangun tempat Kelahirannya.
Reporter : Dance henukh







