Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 10 Okt 2024 14:34 WITA ·

Paket Ita Esa Paulus Apremoi Dalam Debat Kebutuhan Dasar Masyarakat Menjadi Prioritas Utama Paket Ita Esa


Paket Ita Esa Paulus Apremoi Dalam Debat Kebutuhan Dasar Masyarakat Menjadi Prioritas Utama Paket Ita Esa Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Calon Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk dan  Apremoi Dudelusy Dethan dengan tagline perubahan, dalam denat perdana yang digelar di Aula Narwastu, Rabu (10/10/2024) menegaskan untuk mensejahterakan masyarakat Rote Ndao, maka  kebutuhan dasar masyarakat akan dijadikan agenda prioritas.

Pasangan calon nomor urut satu (1) dalam visi misinya terdapat sembilan (9) agenda perubahan, pada pont ke empat, yakni Rote Ndao Sejahtera.

“Kami memastikan bahwa seluruh masyarakat Rote Ndao akan sejahtera dengan menitikberatkan pembangunan pada kebutuhan dasar masyarakat yakni sektor pertanian, perikanan dan peternakan, kami pastikan bahwa ini akan menjadi agenda prioritas,” tegas Paulus Henuk.

Dijelaskan, selama ini pembangunan dititikberatkan pada sektor pariwisata padahal mayoritas masyarakat Rote Ndao adalah petani, nelayan dan peternak.

“Lima tahun terakhir kebijakan umum anggaran kita diletakan pada sektor primer yakni pariwisata, tetapi postur anggaran hanya sedikit sekali yang ditaruh di pariwisata,” tandasnya.
Dia memastikan bahwa jika paket Ita Esa mendapat mandat dari rakyat untuk menjadi Bupati dan wakil Bupati Rote Ndao maka kebijakan pembangunan lebih berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Paulus juga menegaskan, dalam pelaksanaan pembangunan yang berkualitas maka seluruh penyelenggara pembangunan dilarang menerima fee proyek.

“Kita akan tindak tegas kalau ada yang berani menerima fee proyek,” tegas Pasangan nomor Satu Ita Esa.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 1,510 kali

Baca Lainnya

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, tanggal 10 Maret 2026

10 Maret 2026 - 23:36 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:37 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:02 WITA

Trending di NTT