Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bolsel · 20 Des 2024 19:53 WITA ·

Nasib Baik Warga Pengungsi Gunung Ruang, Dapat Hunian Baru Ke Bolsel. Kapan Boleh Ditempati ?


Nasib Baik Warga Pengungsi Gunung Ruang, Dapat Hunian Baru Ke Bolsel. Kapan Boleh Ditempati ? Perbesar

Manado,sulutnews.com – Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I terus memacu pembangunan 287 unit rumah untuk hunian warga pengungsi Gunung Ruang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dengan lebih cepat dan efektif.

Hunian yang sementara dibangun di Desa Modisi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) tersebut memang sedang ditunggu rampung karena mulai dihuni pada akhir tahun 2024.

Kawasan di Desa Modisi seluas kurang lebih 10ha ini pun selain dibangunan 287 unit rumah yang didesain dengan sistem Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha), rencananya akan ada lima bangunan tempat ibadah masjid dan gereja.

Namun ditengah tantangan yang ada, BP2P Sulawesi I baru bisa membangun rumah sebanyak 127 unit.

Dikutip dari sumber resmi, Kepala BP2P Sulawesi I Ir. Recky Lahope, ST,MT membenarkan pembangunan hunian belum bisa finishing, tetapi hunian Risha sudah selesai dibangun.

“Sudah sekira 127 unit rumah yang dibangun dari target 287, tapi baru Risha ini yang akan kita finishing dulu,” kata Recky Lahope akhir Nopember di Manado.

Disaat melakukan penggarapan bangunan diakui pihaknya mendapatkan sejumlah masalah pekerjaan misalnya, penataan lahan yang belum matang disamping adanya faktor bencana alam seperti hujan dan lumpur tanah.

Sebenarnya ada beberapa faktor penghambat mempengaruhi pekerjaan, dari mulai medan yang harus dilakukan penataan lahan ulang dan lainnya, tetapi sudah kita lalui. Penataan lahan dan pembangunan rumah tetap kita lakukan bersamaan, tambahnya.

“Yang pasti secepatnya akan rampung karena kita semua berkolaborasi dengan balai yang lain,” pungkasnya.

Sementara ini Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid membenarkan relokasi warga terdampak bencana gunung ruang sudah ditetapkan sesuai rencana bersama dengan Pemprof Sulut,

“Sudah ada lahan sekitar 10 hektar lebih di Desa Modisi Kecamatan Pinolosian Timur untuk relokasi dan sedang dilakukan pembangunan hunian Rumah Instan, Sederhana dan Sehat,” kata Deddy Abdul Hamid dikutip dari sumber resmi.

Sebelum dilakukan pembangunan pemerintah daerah bertugas menentukan lahan, selanjutnya melakukan proses pembagian letak hunian, di mana untuk pembangunan rumah dan di mana lokasi bangunan untuk peribadatan, tambahnya.

Semua pengungsi yang akan direlokasi di rumah Risha ini kita lakukan dengan cara pencabutan undian, setelah itu penyerahan kunci rumah, jelas Deddy Abdul Hamid yang akan melepas jabatannya pada tanggal 7 Pebruari nanti oleh wabub terpilih Pilkada Bolsel.

Ia pun berharap hunian tersebut cepat rampung agar warga pengungsi dan masyarakat di Desa Modisi dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,073 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Masyarakat Bolsel Serbu GPM di Molibagu, Gubernur Sulut Yulius Silvanus Berikan Bantuan Pangan dan Kebutuhan Lain Saat Safari Ramadan

9 Maret 2026 - 23:52 WITA

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Serahkan Kunci 287 Rumah Huntap Warga Korban Bencana Letusan Gunung Ruang di Kab Sitaro

14 Februari 2026 - 20:02 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya