Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu Selatan · 23 Nov 2024 22:26 WITA ·

Mitigasi Risiko Saluran Pembuangan di Lapas/Rutan: Langkah Preventif untuk Keamanan dan Kesehatan


Mitigasi Risiko Saluran Pembuangan di Lapas/Rutan: Langkah Preventif untuk Keamanan dan Kesehatan Perbesar

Curup,Sulutnews.com – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di lembaga pemasyarakatan (Lapas), mitigasi risiko terhadap saluran pembuangan menjadi salah satu prioritas utama.

Petugas Lapas Kelas IIA Curup (23/11) melaksanakan mitigasi saluran pembuangan yang tetap terawat dengan baik untuk mengatasi berbagai masalah serius, mulai dari banjir hingga pencemaran yang membahayakan penghuni dan petugas. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif terus dilakukan untuk mengurangi risiko dan memastikan sistem pembuangan berfungsi dengan optimal.

Setiap saluran pembuangan di Lapas dan Rutan memiliki potensi risiko yang berbeda. Di antaranya adalah penyumbatan saluran yang dapat mengakibatkan air meluap dan menyebabkan banjir, kebocoran yang dapat mencemari lingkungan, serta penumpukan sampah yang mengganggu aliran air. Untuk itu, pihak pengelola lembaga secara rutin melakukan inspeksi terhadap kondisi saluran pembuangan, memastikan bahwa setiap titik saluran tetap bersih dan bebas dari sumbatan.

Salah satu langkah penting dalam mitigasi risiko ini adalah pemeliharaan rutin. Dengan memeriksa saluran secara berkala, potensi kerusakan atau penyumbatan bisa dideteksi lebih awal. Misalnya, beberapa Lapas telah memasang sistem sensor untuk memantau kondisi saluran secara otomatis. Jika terjadi kebocoran atau aliran yang tidak normal, sistem ini dapat mengirimkan peringatan kepada petugas sehingga perbaikan bisa dilakukan segera sebelum masalah membesar. Di samping itu, perawatan seperti pembersihan sampah di sekitar saluran pembuangan juga dilakukan secara intensif untuk mencegah terjadinya penyumbatan.

Edukasi kepada penghuni Lapas dan Rutan juga menjadi bagian integral dari strategi mitigasi risiko ini. Penghuni diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran pembuangan, baik dengan cara tidak membuang sampah sembarangan maupun dengan menjaga kebersihan area sekitar saluran.(Dinaro)

Artikel ini telah dibaca 1,086 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua BUMDES Tanjung Besar Dikabarkan Mundur Mana Realisasi Sapi Seratus Persen Kata Ketua BUMDES

12 Maret 2026 - 13:37 WITA

KPK Berhasil Lakukan OTT Di Provinsi Bengkulu Diduga Menyeret Salah Satu Nama Kepala Daerah 

10 Maret 2026 - 16:14 WITA

HUT Kabupaten Bengkulu Selatan Ke-77 Penuh Makna Demi Bengkulu Selatan Maju

10 Maret 2026 - 16:00 WITA

Aneh Ketua BUMDES Tanjung Besar Akui Pengadaan Sapi Sudah Seratus Persen Kembali Dibatalkan Ketua Diisukan Berhenti

8 Maret 2026 - 15:24 WITA

Diduga Korupsi Dana Pengadaan Sapi BUMDES Desa Tanjung Besar Ketua Sebut Wartawan 86 Ketua BUMDES Berpeluang Dilaporkan

6 Maret 2026 - 12:15 WITA

Gawat Anggaran Pengadaan Sapi BUMDES Tanjung Besar Kecamatan Manna Diduga Dikorupsi

4 Maret 2026 - 16:30 WITA

Trending di Bengkulu Selatan