Manado, Sulutnews.com -Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertingal Yandry Susanto mengatakan, Koperasi Merah Putih ( KMP) yang akan dibentuk di Desa dan Kelurahan itu tujuannya baik yakni untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahtraan masyarakat.
KMP juga untuk mengatasi masyarakat yang terlibat pinjaman online ( Pinjol) dan rentenir dan masalah lain.” Jadi KMP ini benar benar dibentuk oleh Pemerintah pusat untuk membantu warga kedepan” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertingal Yandry Susanto dalam acara Peluncuran KMP Desa dan Kelurahan serta Dialog di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut Sabtu (31/5).
Hadir Juga Wakil Mentri Desa Ahmad Reza Patrya, Wakil Menteri Koperasi Ferry Yulianto, Para Dirjen serta Angota DPR- RI asal Sulut Yasty Suprejo serta Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE dan Dinas terkait Bupati dan Walikota serta Ribuan Kepala Desa dan Lurah serta Badan Perwakilan Desa ( BPD) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Koperasi 15 Kabupaten dan Kota.
Dari data yang ada sekitar 1.507 Desa di Sulut dan 300 Kelurahan yang ada saat ini di 15 Kabupaten dan Kota.
Menurut Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertingal Yandry Susanto program KMP ini kita harus dukung.
Karena nantinya akan membuka berbagai macam usaha di Desa dan Kelurahan. Baik itu jual pupuk, sembako dan bahan pangan juga ada simpan pinjam dan bentuk usaha lainya seperti apotik.
Untuk proses pembentukannya KMP Mentri Desa minta ikut aturan yang ada. Terutama persyaratannya. Harus sesuai aturan. Ini penting agar tidak ada masalah nanti. Terkait pembuatannya diharapkan akhir Juli 2025 sudah rampung semua.
Dana untuk pembuatan surat di Notaris bisa ada dana Desa. Didepan ribuan Kepala Desa dan Lurah dan BPD Wakil Mentri Desa Ahmad Reza Patrya juga mengatakan semua harus kerja bersama. Kerena ini untuk memajukan bangsa dari Desa Dan Kelurahan terutama Ekonomi rakyatnya. Sulut cukup baik.
Apresiasi
Menteri Desa dan Menteri Koperasi mengapresiasi Pemda Sulut karena sudah sekitar 80 persen terbentuk KMP.
Menteri menambahkan koperasi merupakan tulang punggung ekonomi kerakyatan yang mampu menciptakan pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa. KMP hadir sebagai solusi untuk memperkuat struktur ekonomi di desa dan kelurahan.
Program ini akan mendorong kolaborasi antar pelaku usaha lokal serta meningkatkan akses pembiayaan dan pemasaran produk UMKM,.” Jadi sangat baik dan akan terbantu masyarakat ditingkat bawah” kata Menteri. Sarana dan Prasarana kantor KMP bisa pakai Kantor Koperasi lama atau sarana pemerintah yang tidak terpakai seperti sekolah atau sanana kesehatan. Memang butuh dana untuk membangun kantor.
Bersaing Sehat
Kepada wartawan usai acara Menteri Yandry mengatakan KMP siap bersaing sehat dengan Usaha warga lainya seperti Warung milik warga dan Alfa Mart Indomart yang sudah masuk ke Desa desa dan Kelurahan. Silakan kita bersaing sehat kita bisa jual pupuk juga buat apotik dan koltorits untuk penampungan ikan buat nelayan dan simpan pinjam lainnya. KMP pasti maju dan sukses kedepan.
Kita harus optimis Mentri mengatakan Gubernur dan Bupati serta Walikota menjadi Satgas didaerah masing masih. Dan Kades serta lurah juga bantu mengawasi KMP nanti
Angota DPR- RI Yasty Suprejo turut memberikan masukan terkait pembentukan KMP di Sulut . Menurutnya sangat baik KMP namun perlu pengawasan ketat. Pengelolaan dana harus diawasi dan bukan langsung dikasih Rp 3 miliar. Ada tahapannya. Masyarakat dan pengurus KMP harus pelajari aturannya.
Dalam dialog sekitar tiga Kepala Desa menanyakan dana untuk kantor dan masalah hukum bila ada korupsi serta pembiayaan buat Akta Notaris. Kades Regen Pantou dari Minahasa Tengara minta Presiden Prabowo kita jadikan Bapak Pembangunan Ekonomi Rakyat. Karena membuat program KMP.

Foto – Ribuan Kades dan Lurah Serta Ketua DPD Saat Dialog Dengan Menteri Desa dan Wakil serta Gubernur Sabtu 31 Mei 2025 di Mapalus Kantor Gubenur
Sudah 80 Persen
Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat kepada Sulawesi Utara sebagai salah satu provinsi pelopor pembentukan koperasi ini. Pemda Sulut ber komitmen dalam mendukung inisiatif tersebut. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat demi terwujudnya KMP yang profesional, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan kedepan.
Untuk Sulut kata Gubernur sudah 80 persen terbentuk KMP. Ini luar biasa animo masyarakat untuk membentuk KMP. Untuk Sulut target bulan depan bisa tuntas.
Kita butuh kerjasama yang baik. Kepada wartawan usai acara Gubernur Optimis bulan Juli sudah bisa terbentuk semua KMP di Desa dan Kelurahan..
Kades dan Lurah Senang
Sejumlah Kades dan Lurah kepada wartawan Sulutnews.com usai acara mengatakan banga dan senang ikut acara ini karena menambah wawasan dan pengetahuan tentang KMP.” Saya datang dari Kabupaten Sangihe senang dan ingin bantu KMP didesanya” kata Robert Manumpil Kades Desa Kuma Kecamatan Tahukan Tengah Kabupaten Sangihe.

Foto – Menteri Desa dan Gubernur serta rombongan saat foto bersama Kades dan Lurah
KMP sudah terbentuk sudah ada akta notaris dan usahanya jelas bantu nelayan dan jual sembako nanti. Begitu juga dikatakan Lurah Kepusingan dari Kota Bitung Yakob T usai acara. Menurutnya ikut acara ini menambah wawasan.
KMP sudah sementara berproses saat ini. Semua warga akan dilibatkan. Begitu juga dikatakan Arie T Kades Agotey Kecamatan Mendolang Kabupaten Minahasa. Menurutnya KMP sementara berproses mudah mudahan cepat.
Hal lain dikatakan Kades Desa Kayuhu Kecamatan Pinagoluman Kabupaten Bolmong Utara Pak Paman. Menurutnya datang dari jauh untuk mendengar arahan Menteri Desa dan Gubernur” Ini baik dan KMP didesanya sementara berproses. Kita akan bantu pengurus nanti dalam surat surat. KMP baik kedepan untuk bantu warga.(Fanny)





