Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 27 Apr 2024 19:04 WITA ·

Masyarakat Desa Bolatena Menduga Pj. Kades Menggelapkan Dana Desa: Permohonan Pemeriksaan Terhadap Kepala Desa dan PKA


Masyarakat Desa Bolatena Menduga Pj. Kades Menggelapkan Dana Desa: Permohonan Pemeriksaan Terhadap Kepala Desa dan PKA Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com — Dalam sebuah pengaduan resmi dengan nomor surat 01/PM/IV/2024, masyarakat Desa Bolatena menyoroti dugaan penyalahgunaan dana desa oleh Pj. Kepala Desa dan Pengurus Kepala Desa (PKA) setempat. Mereka mengungkapkan kecurigaan mereka terhadap berbagai kegiatan pembangunan dan pengadaan di desa tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan alokasi dana desa selama beberapa tahun terakhir.

Salah satu temuan utama yang mereka sampaikan adalah adanya ketidaksesuaian antara laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2023 dengan data yang mereka terima dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bolatena dan paparan bendahara desa. Mereka menduga adanya manipulasi angka yang dilakukan dalam LPJ tersebut.

Selain itu, masyarakat juga mengkritik proses pemberhentian dan pengangkatan perangkat dan aparat desa yang dianggap tidak sesuai prosedur. Mereka juga mempertanyakan legalitas ijazah beberapa perangkat desa yang dianggap tidak sesuai dengan standar pendidikan yang seharusnya.

Masalah pengelolaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga menjadi sorotan, di mana ditemukan temuan bahwa pengelolaannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kerugian keuangan negara juga disoroti terkait dengan pembangunan galian C tahun anggaran 2023 yang diduga dilakukan dengan harga material dan pemotongan pajak yang tidak sesuai dengan APBDes.

Selain itu, masyarakat menyoroti kurangnya survei harga oleh PKA sebelum melakukan pembelanjaan selama tahun 2022-2023, yang menyebabkan terjadinya selisih harga barang yang signifikan. Mereka mencatat beberapa contoh seperti pembelian seng, alat semprot rumput/padi, alat tanam, ayam petelur, sampan viber, minyak semprot rumput (Roundop), dan minyak semprot rumput (Lindomin) yang dinilai tidak sesuai dengan harga pasar.

Permasalahan internal juga terungkap, di mana pemberhentian Kadis Kesejahteraan karena kasus foto viral mengundang pertanyaan terkait kebijakan pemberhentian yang tidak konsisten dengan kasus sebelumnya. Masyarakat menduga adanya perlindungan terhadap pelaku kejahatan yang terus diizinkan untuk bertugas.

Dalam kesimpulan pengaduannya, masyarakat meminta Kapolres Rote Ndao untuk segera memanggil dan memeriksa Pj. Kepala Desa Bolatena beserta seluruh PKA Desa Bolatena. Mereka berharap agar tindakan hukum dapat diambil untuk menegakkan keadilan dan transparansi dalam pengelolaan dana desa.

Reporter : dance henuk

Artikel ini telah dibaca 1,143 kali

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Trending di Internasional