Tahuna, Sulutnews.com – Memasuki hari pertama Tahun Baru 2026, Kamis (1/1/2026), Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menyampaikan sambutan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk menaikkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih dan penyertaan-Nya sepanjang perjalanan tahun 2025 hingga dapat melangkah bersama memasuki tahun yang baru dengan pengharapan.
Bupati Thungari menegaskan bahwa tahun 2025 bukanlah tahun yang bebas dari tantangan. Berbagai perjuangan yang melelahkan, air mata, dan kesedihan menjadi bagian dari dinamika kehidupan masyarakat. Namun demikian, di balik setiap tantangan tersebut, Tuhan tetap memelihara Kabupaten Sangihe dengan damai, kesehatan, dan kekuatan iman, sehingga masyarakat masih diberi kesempatan merayakan Tahun Baru bersama keluarga dan orang-orang terkasih.
“Perayaan Tahun Baru tidak sekadar dimaknai sebagai pergantian angka dalam kalender, melainkan sebagai momentum refleksi iman. Kita diajak untuk menengok kembali perjalanan hidup yang telah kita lalui, mengakui keterbatasan sebagai manusia, serta dengan rendah hati menyerahkan masa depan ke dalam tangan Tuhan,” ujar Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati Thungari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada gereja dan seluruh lembaga keagamaan yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai iman, persaudaraan, kerukunan, dan kedamaian di tengah masyarakat. Menurutnya, hidup dalam kasih Tuhan merupakan fondasi penting bagi terwujudnya Kabupaten Kepulauan Sangihe yang rukun, sejahtera, dan berbudaya.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kepulauan Sangihe, lanjut Bupati, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan refleksi dan evaluasi atas seluruh proses pembangunan yang telah dilalui sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian, tantangan, serta dinamika pembangunan akan dirumuskan sebagai rekomendasi dalam perencanaan pembangunan tahun 2026, agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan semakin tepat sasaran, berkelanjutan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam suasana syukur tersebut, Bupati juga mengakui penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa karena hingga akhir tahun 2025 Kabupaten Kepulauan Sangihe dijauhkan dari berbagai bencana alam. Kondisi ini memungkinkan masyarakat tetap menjalankan aktivitas di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, perdagangan, hingga sektor-sektor lainnya.
Lebih lanjut, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa stabilitas daerah yang tetap terjaga di tengah berbagai dinamika politik, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah, serta para pemangku kepentingan, termasuk gereja dan lembaga keagamaan yang senantiasa mengedepankan dialog, kebersamaan, dan kepentingan bersama.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat agar di Tahun Baru 2026 tidak hanya berharap akan hadirnya kebaikan, tetapi juga bersedia menghadirkan kebaikan tersebut melalui sikap hidup yang baik, kerja nyata, serta pengabdian yang tulus bagi sesama dan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta atas nama pribadi dan keluarga Thungari–Soeyoenus dan keluarga Bulahari–Walukouw, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2026. Kiranya Tuhan memberkati setiap langkah kita, keluarga kita, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang kita cintai,” tutup Bupati. (Andy Gansalangi)






