Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Minahasa · 3 Mar 2024 22:12 WITA ·

Maknai Minggu Sengsara III, Bupati Kumendong Ibadah bersama Dengan Jemaat GMIM Moria Sasaran


Maknai Minggu Sengsara III, Bupati Kumendong Ibadah bersama Dengan Jemaat GMIM Moria Sasaran Perbesar

Tondano,Sulutnews.com – Memaknai Minggu Sengsara III, Bupati Minahasa Pnt. Dr. Jemmy Kumendong, MSi bersama Ketua TP PKK Djeneke Kumendong Onibala, ikuti ibadah Minggu Sengsara III di Jemaat GMIM Moria Sasaran, Minggu (3/03/2024).

Ibadah dipimpin Khadim Ketua BPMJ Pdt.Winda Walalangi, M.Th dengan mengambil pembacaan Firman Tuhan Yohanes 13:21-30.

Dalam Khotbahnya, Pendeta Walalangi mengingatkan kepada jemaat untuk tidak bermain-main dengan kehidupan beriman . Karena kita telah menerima dan memiliki kasih karunia dari Tuhan. Tidak satupun dari kita yang tidak menerima kasih karunia dari Allah melalui Yesus Kristus, perbuatan-perbuatanNya, ajaranNya, penderitaanNya, kematianNya di kayu salib dan kebangkitanNya.

“Karena itu, dimasa masa penghayatan Minggu Minggu sengsara ini tentu tidak akan terlewati begitu saja, memberi kita semua semangat dan pengharapan walaupun hidup yang kita jalani masih menghadapi pergumulan, tapi janganlah kita meninggalkan iman kita. Marilah jalani hidup dengan tetap setia mengikut Tuhan,” kata Pendeta Walalangi.

Sementara Bupati Minahasa Pnt Dr. Jemmy Kumendong, sebagai Penasehat Jemaat GMIM Moria Sasaran mengatakan, Pengkhianatan yang diungkapkan dalam bacaan ini menggambarkan tindakan ketidaksetiaan Yudas dan mengingatkan kepada kita tentang pentingnya menghargai dan mempertahankan kesetiaan dalam hubungan, baik itu dengan Tuhan, keluarga, teman atau sesama lainnya.

“Tetaplah setia dalam iman dan keyakinan kepada Yesus Kristus dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan melakukan apa saja yang Dia kehendaki. Hidup dalam kasih persaudaraan yang rukun. Menjauhi keinginan yang merusak kebersamaan dan terus berupaya menjadi orang yang dapat dipercaya,” tutur Kumendong. (*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,037 kali

Baca Lainnya

Ribuan Umat Katholik Di Kota Manado Mengikuti Perayaan Ekaristi Rabu Abu

18 Februari 2026 - 18:13 WITA

PHRG GMIM Paulus TWM: Seia Sekata, Erat Bersatu, Sehati Sepikir

17 Februari 2026 - 08:51 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

DPD Kawanua Katolik Jakarta Resmi Dikukuhkan, Siap Layani Umat Lintas Iman

3 Februari 2026 - 23:43 WITA

Trending di Jakarta