Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait adanya pembangunan lumbung pangan desa di desa kotabumi baru kecamatan Seginim, diduga fiktif di karenakan lumbung pangan yang di maksud tidak ada di desa Kotabumi baru. Namun yang ada gedung paud yang di gunakan untuk menampung anak paud lebih kurang enam orang anak dengan tenaga pendidik sesuai informasi yang di peroleh sebanyak tiga orang.
Dugaan fiktif lumbung pangan desa Kotabumi baru sontak heboh di beberapa kalangan masyarakat khususnya beberapa masyarakat Kotabumi baru kecamatan Seginim, pasalnya sesuai hasil musyawarah desa dana ketahanan pangan di realisasikan untuk pembangunan lumbung pangan, namun setelah selesai pembangunan lumbung pangan yang di maksud beralih fungsi menjadi gedung paud. Hal itulah yang menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat, sebab sesuai hasil musyawarah dan di buktikan dengan papan merek pekerjaan bangunan tersebut sah pembangunan lumbung pangan desa akan tetapi pada akhirnya kegunaannya berbeda.
Beberapa warga yang menjadi sumber berita ini yang namanya enggan di sebutkan menjelaskan, bahwa gedung paud di desa mereka dapat di katakan belum aturan prioritas sebab dapat di buktikan hingga saat ini berapa banyak murid paud tersebut, kurang lebih enam orang.
“Semenjak selesai di bangun gedung itu belum pernah di pergunakan sebagai lumbung pangan, akan tetapi langsung di jadikan menjadi gedung paud, padahal menurut kita gedung paud belum masuk skala prioritas melihat anak didiknya baru berapa orang kurang lebih enam orang. Selain itu juga kalau memang niat dari awal hendak membangun gedung paud untuk apa di saat musyawarah yang di musyawarakan lumbung pangan mungkin apabila terus terang mau bangun gedung paud bisa saja ada masukan masukan dari warga terkait paud” ujar warga yang menjadi sumber berita ini.
Untuk di ketahui ketua BPD desa kotabumi baru Sudian sempat menceritakan dengan media ini bahwa beliau tidak menandatangani APBDes pada saat tahun anggaran pembangunan lumbung padi di desanya, hal itu beliau lakukan di karenakan pemerintah desa merealisasikan dana desa banyak yang tidak sesuai menurut BPD.
Namun pada saat realisasi sudah pada selesai ketua BPD desa Kotabumi baru kecamatan Seginim Sudian saat di konfirmasi menyatakan “dirinya kembali menerima di karenakan pemerintah desa Kotabumi baru sudah merealisasikan sebagian keinginan mereka, apakah keinginan yang sudah direalisasikan menurut ketua BPD?
“Tapau la Udim, udimla kekendaan kami aqiantu sebagian la realisasi” di ungkapkannya bercampur bahasa daerah yang artinya “sudah, jadilah keinginan kami kemaren sebagian sudah realisasi” ujar Sudian.
Dinas PMD kabupaten Bengkulu Selatan Herman Sunarya yang di dampingi oleh plt.Kabid pemdes Muklis saat di konfirmasi di kantor PMD menyatakan, atas adanya informasi tersebut pihaknya akan memanggil ketua BPD desa kotabumi baru kecamatan Seginim.
“Atas adanya informasi yang kami dapat, kami dari PMD kabupaten Bengkulu Selatan akan melakukan pemanggilan terhadap ketua BPD desa kotabumi baru secepatnya” ujar Herman Sunarya selaku kepala dinas dan di dampingi oleh plt.Kabid Pemdes Muklis. (JN)





