Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 20 Mar 2026 16:07 WITA ·

Kuota Menipis, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Tiket


Kuota Menipis, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Tiket Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat penyerapan program stimulus ekonomi berupa diskon tiket kapal penumpang telah mencapai 72 persen atau setara 338.474 tiket dari total anggaran Rp42,3 miliar.

Program ini masih berlangsung hingga kuota habis atau paling lambat untuk keberangkatan sampai 5 April 2026.

Tingginya minat masyarakat terhadap program diskon ini juga dirasakan di wilayah kerja PELNI Cabang Bitung, yang menjadi salah satu simpul penting pergerakan penumpang di kawasan timur Indonesia menjelang arus mudik Lebaran.

Kepala Cabang PELNI Bitung, Juni Samsudin, mengatakan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara diimbau segera memanfaatkan sisa kuota diskon yang masih tersedia.

“Antusiasme masyarakat di Bitung dan sekitarnya sangat tinggi dalam memanfaatkan program diskon ini. Dengan sisa kuota sekitar 28 persen, kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan tiket sebelum kehabisan,” ujar Juni.

Secara nasional, hingga 19 Maret 2026, penjualan tiket diskon telah mencapai sekitar 76 persen dari total proyeksi 445.534 tiket. Untuk periode keberangkatan 11–19 Maret 2026, realisasi penumpang diskon tercatat sebanyak 168.819 orang, dengan puncak tertinggi pada 18 Maret mencapai 27.790 penumpang.

Menurut Juni, momentum kebijakan work from anywhere (WFA) juga menjadi faktor pendorong meningkatnya mobilitas masyarakat melalui transportasi laut.

“Kebijakan WFA memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk mudik lebih awal. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan okupansi kapal, termasuk yang dilayani dari dan ke Bitung,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa meski terjadi lonjakan penumpang, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

“Kami memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar keselamatan pelayaran. Koordinasi dengan otoritas pelabuhan terus dilakukan agar kapasitas penumpang tetap terkendali dan aman,” tegas Juni.

PELNI juga mengingatkan bahwa apabila kuota diskon telah habis, maka tarif tiket akan kembali ke harga normal. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan segera melakukan pembelian melalui channel resmi yang tersedia, seperti aplikasi PELNI Mobile, website resmi, contact center, hingga jaringan mitra penjualan lainnya.

Berdasarkan data per 19 Maret 2026, sejumlah pelabuhan di kawasan timur Indonesia masih mendominasi arus penumpang, dengan Makassar, Balikpapan, dan Ambon sebagai titik keberangkatan utama, sementara Surabaya menjadi pelabuhan tujuan terpadat secara nasional.

Sebagai BUMN di sektor pelayaran, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, PELNI juga mengoperasikan kapal perintis, tol laut, serta layanan logistik untuk mendukung konektivitas nasional, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar .

Artikel ini telah dibaca 936 kali

Baca Lainnya

Syarat Usia Dinilai Tak Tepat, Kesbangpol Bitung Ajukan Diskresi Seleksi Paskibraka

9 April 2026 - 12:07 WITA

Mudik Lebaran 2026, Tiket Diskon PELNI Tembus 467 Ribu Penumpang

5 April 2026 - 15:30 WITA

‎Wali Kota Hengky Honandar Dampingi BNPB Tinjau Lokasi Gempa, Pastikan Penanganan Cepat

3 April 2026 - 18:33 WITA

TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi Pasca Gempa Bumi 7,6 SR

2 April 2026 - 23:51 WITA

Wali Kota Bitung Gerak Cepat Tangani Pascabencana

2 April 2026 - 23:11 WITA

Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi, Dandim 1310/Bitung Dampingi Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

2 April 2026 - 23:00 WITA

Trending di Bitung