Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kepolisian · 29 Mei 2024 23:00 WITA ·

Kritik Terhadap Kinerja Kapolres Rote Ndao dalam Kasus Rumput Odot


Rumput Odot, Foto Ilustrasi. Perbesar

Rumput Odot, Foto Ilustrasi.

Rote Ndao,Sulutnews.com – Awalnya, kepercayaan publik terhadap Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, tampak sangat positif dalam penanganan kasus Rumput Odot yang melibatkan Mantan Bupati Rote Ndao Leonard Haning alias Lens Haning. Namun, belakangan ini, muncul kekecewaan karena Kapolres tampaknya tidak merespons pertanyaan media terkait progres kasus tersebut.

Kinerja Kapolres Rote Ndao dalam penanganan kasus Rumput Odot, yang sudah berada dalam tangannya cukup lama, menjadi sorotan. Publik bertanya-tanya mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam penyelidikan kasus ini.

Sebelumnya, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dari Satuan Reserse Kriminal Polres Rote Ndao telah melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus Rumput Odot yang melibatkan Mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, dan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Hermanus Haning.

Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan dalam penanganan kasus Rumput Odot yang melibatkan mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning. Pada tanggal 23 April 2024, Kapolres Rote Ndao memberikan tanggapannya terhadap pertanyaan media melalui Whatsapp pribadinya, namun tanggapannya tidak memberikan kejelasan mengenai progres penyelidikan.

Sementara itu, mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, belum dapat diperiksa oleh penyidik karena kondisinya yang sedang sakit. Sedangkan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Hermanus Haning, telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kasus Rumput Odot sendiri berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pembelian Rumput Odot oleh Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao pada tahun anggaran 2022.

Kritik terhadap kinerja Kapolres Rote Ndao semakin memanas di kalangan masyarakat, yang menantikan kejelasan dari pihak berwenang terkait penyelesaian kasus ini.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,811 kali

Baca Lainnya

ESTHON FOENAY BUKA SUARA ISU 9.000 PPPK NTT DIRUMAHKAN? JANGAN MAIN-MAIN DENGAN NASIB RAKYAT

5 Maret 2026 - 13:02 WITA

Publik Apresiasi Kapolda NTB Dalam Pemberantasan Narkoba, Bukti Bahwa Kapolda NTB Di Cintai Rakyat

1 Maret 2026 - 23:36 WITA

Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo: Akan Ditindak Pedagang Terbukti Naikan Harga, Lakukan Oplosan Sembako Disaat Bulan Ramadhan Idul Fitri

26 Februari 2026 - 23:30 WITA

PWI Pusat Hadiri Buka Puasa Bersama Kapolri, Perkuat Komunikasi dan Sinergi Dengan Insan Pers

25 Februari 2026 - 23:06 WITA

Bupati Paulus Henuk Tutup Mata Dengan PPPK DPRD Rote Ndao Desak Pemerintah Lantik PPPK Paruh Waktu per 2 Maret 2026

25 Februari 2026 - 16:49 WITA

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Trending di Bengkulu