Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 16 Nov 2023 23:36 WITA ·

Kota Bitung Tuan Rumah Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat SD SMP Kawasan Asia


Kota Bitung Tuan Rumah Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat SD SMP Kawasan Asia Perbesar

Bitung, Sulutnews.com –  Untuk ketiga belas kalinya sejak diselenggarakan pertama kali pada November 2011, Asian Science & Mathematics Olympiad for Primary and Secondary Schools (olimpiade sains dan matematika tingkat Sekolah Dasar dan Menengah Pertama kawasan Asia, disingkat ASMOPSS) digelar kembali di Indonesia.

Untuk perhetalatan yang ketiga belas kali ini tuan rumah ASMOPSS adalah Pemerintah Kota Bitung bekerjasama dengan Surya Institute.

Kegiatan Olimpiade ini dilaksanakakan pada tanggal 15- 19 November 2023 di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Indonesia.

Siswa yang terpilih pada ajang ASMOPSS ini adalah hasil seleksi siswa secara nasional di tiap-tiap negara peserta.

Hal ini juga menunjukkan bahwa para pendidik di negara-negara peserta juga memiliki “concern” yang sama: menyadari bahwa dibutuhkan ajang yang lebih banyak untuk mengasah ilmu
matematika dan ilmu sains dari siswa sejak usia muda, dalam suasana yang kompetitif tetapi “fun”,

sehingga memunculkan lebih banyak “role model” (panutan) muda, yang diharapkan akan lebih banyak mendorong siswa Asia berminat pada sains dan matematika.

Sejak pertama diselenggarakan, keunikan ASMOPSS adalah selain soal yang bersifat individu untuk masing-masing bidang studi, Matematika dan Sains, ada juga soal eksplorasi & eksperimen yang harus dikerjakan oleh tim, mencakup soal Matematika, Sains dan soal investigasi yang merupakan gabungan Matematika dan Sains.

ASMOPSS selalu memberikan fokus pada “teamwork”. Hal ini terlihat pada
soal eksplorasi Matematika maupun eksperimen Sains dan soal investigasi yang mana tim harus merancang langkah eksplorasi/eksperimennya sendiri, dan hanya bisa dikerjakan bersama antar anggota tim.

Jumlah peserta tahun ini mencapai 108 siswa, yang mewakili Thailand, Vietnam, Tajikistan, Philipine, Hongkong, tuan rumah Indonesia.

2 Negara hadir sebagai observer yaitu Kamboja dan Malaysia. Sementara Turkmenistan dan Singapore melakukan observasi secara online.

Indonesia sendiri diwakili oleh 40 orang siswa dari sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dari Sabang Sampai Merauke.

13 dari 40 siswa tersebut berasal dari kota Bitung yang memperoleh privilege sebagi peserta. Bahkan satu diantaranya yaitu Kayla Grandy Tinangon adalah siswa SD Katolik 4 Don Bosco Botung yang
sudah mendapat pembinaan matematika GASING dari tim Professor Yohanes Surya selama 10 bulan.

Untuk tim Indonesia seleksi nasional tahap I dilaksanakan tanggal 26 Agustus 2023 di berbagai kota di Indonesia, yang bekerjasama dengan berbagai pihak di masing-masing kota, Seleksi tahap 2 pada tanggal 7 Oktober 2023 secara online. Dan melalui seleksi ini berhasil terpilih Tim Indonesia untuk ASMOPSS
2023 sebanyak 28 siswa terbaik kategori SD dan SMP.

Pembinaan Tim Indonesia dilaksanakan pada tanggal 10-14 November 2023 secara blended oleh Tim Surya Institute.
Kegiatan ASMOPSS 13 dibuka secara resmi tadi pagi pukul 09.00 WITA oleh Walikota Bitung Bapak Ir Maurits Mantiri M.M di aula S.H Sarundajang Hall.

Dalam sambutannya, Bapak walikota
menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua peserta pada umumnya dan peserta internasional pada khususnya yang berpartisipasi pada kegiatan ini.

Bapak Walikota, Kamis(16/11/23) juga mengajak para peserta untuk menikmati keindahan Bitung di sela kegiatan olimpiade ini.

Sementara itu Presiden ASMOPSS, Munasprianto Ramli Ph,D dalam sambutannya menyemangati
peserta untuk dapat mengeluarkan usaha terbaik dalam mengharumkan nama negara mereka masing-masing.

Presiden ASMOPSS juga menyampaikan apresiasi para peserta yang memerlukan waktu yang Panjang untuk sampai di bitung seperti tim Tajikistan yang perlu waktu 3 hari dari negaranya sampai ke bitung, karena harus transit di tiga tempat.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 852 kali

Baca Lainnya

Kuota Menipis, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Tiket

20 Maret 2026 - 16:07 WITA

Berikut Rute Laut Terpadat Puncak Arus Mudik 2026 

20 Maret 2026 - 15:58 WITA

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Duasudara

19 Maret 2026 - 16:16 WITA

Pemeriksaan Keimigrasian Immigration on Ship (IOS) pada Kapal Pesiar RMS Queen Mary 2 di Pelabuhan Bitung

17 Maret 2026 - 22:59 WITA

Lonjakan Penumpang Kapal Laut Jelang Lebaran, KM Sinabung Berangkat dari Bitung dengan 3.025 Orang

16 Maret 2026 - 13:52 WITA

Tebar Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Kodim 1310/Bitung Bersama Ormas Brigade Nusa Utara Bagikan Takjil kepada Masyarakat

14 Maret 2026 - 21:14 WITA

Trending di Bitung