Minut, Sulutnews.com – Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Hendro Satryo ST.MT.MK mengatakan, pihaknya akan terus mempercepat pembangunan jalan Manado Outer Ring Road (MORR) 3 sepanjang 11, 3 Kilometer (KM) dari Kalasey Minahasa ke- Winangun Kota Manado. Namun itu semua tergantung kesiapan lahan yang sudah dibebaskan atau dibayar lewat Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan ( Perkimtan) Sulut yang dipercepat” Jadi kita terus berkoordinasi dengan Pemda Sulut yakni Dinas Perumahan , Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sulut dan instansi terkait lainnya.
Hal tersebut dikatakan Kepala BPJN Sulut Hendro Satryo saat berdialog dengan Wartawan, LSM dan Ormas Senin (2/10) dikantor BPJN. Kolongan Minahasa Utara ( Minut).
Turut hadir mendampingi Kepala BPJN, Kasatker Wilayah 1 Ny Yanti, Kasatker 2 Indra Gunawan dan Kasatker 3 Okto Silitonga serta Erol staf Humas BPJN. Dalam dialog sekitar dua jam lebih LSM dan Ormas serta wartawan banyak yang menanyakan sejumlah proyek jalan dan jembatan termasuk jalan rusak. Semua dijawab oleh Kepala BPJN .
Menurut Hendro dari 11,3 km Jalan MORR 3 tahap tiga saat ini sekitar 1,9 km sementara dikerjakan hinga akhir tahun sudah rampung sehinga menjadi 4, 9 km. Karena sebelumnya sudah dibangun 3 km. Dan sisanya 6 km lebih nanti tahun depan 2024 sekitar 2,6 km yang diusulkan untuk dikerjakan dan beberapa tahun kedepan bisa rampung asalkan kesiapan lahan sudah ada.
Dikatakan untuk 1, 9 km yang sementara dikerjakan itu sempat terhambat karena ada sejumlah pengarap yang memprotes. Namun saat ini sudah tidak ada masalah dan sudah mulai kerja.Akhir tahun bisa tuntas. MORR 3 nantinya tersambung dengan MORR 1 dan 2 yang sudah lebih dulu dibangun oleh BPJN.Ini penting untuk atasi macet dan juga menunjang ekonomi daerah.

Foto – Suasana Dialog dengan Wartawan, LSM dan Ormas Senin (2/10) dikantor BPJN. Kolongan Minahasa Utara ( Minut)
Perbaikan Jalan Rusak
Dalam bagian lain Hendro mengatakan semua jalan dan jembatan rusak langsung diperbaiki. Bahkan jalan daerah banyak yang kami perbaiki karena ada Inpres Jalan Daerah. Namun tidak semua jalan daerah kami perbaiki. Ada Pemda Sulut dan Kabupaten dan Kota. Untuk jalan di Bolmong Raya terus dipacu termasuk yang rusak langsung diperbaiki. Termasuk yang rawan longsor di jalan menuju Kota Mabagu. BPJN sudah perbaiki yang lonsor dan tidak ada masalah.
Terkait jalan di Kabupaten Sitaro terutama jalan dari Ulu Siau ke Bandara Soekarno. Dan jalan dari Ondong ke Bandara sudah sementara dibangun dan diperlebar. Karena sangat penting dua ruas jalan untuk menuju Bandara Baru. Sementara proyek diperbatasan di daerah Tertingal, Terpencil dan Terluar terus dilakukan terutama Jembatan dan proyek jalan.” Kita awasi ketat semua proyek ” kata Hendro. Hendro berharap dialog terus dilakukan dan juga dengan memberikan masukan dan saran.(fanny)





