Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 28 Feb 2024 20:44 WITA ·

Keluarga Nelayan Hilang Dapat Santunan Dari Bupati


Keluarga Nelayan Hilang Dapat Santunan Dari Bupati Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com -Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Sangihe, Rinny Tamuntuan, mengunjungi sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban nelayan yang hilang di Kampung Kalinda Kecamatan Tamako, Rabu (28/2/2024).

Tamuntuan yang baru saja kembali dari tugas luar daerah itu langsung berangkat dari Tahuna, menuju kediaman Atleos Matulende, nelayan yang hilang sejak tanggal 19 Februari 2024 dan hingga saat ini belum ditemukan Tim SAR yang terus berupaya melakukan pencarian.

Suasana sedih tampak dirasakan isteri korban, saat menerima bantuan yang diberikan oleh Pj Bupati. Saat yang sama, Tamuntuan, menyampaikan ungkapan peduli serta simpati atas peristiwa yang dialami keluarga korban. Penyerahan bantuan tersebut, disaksikan langsung Camat Tamako, Tim Badan SAR serta seluruh aparat Kampung Kalinda.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sangihe, saya menyampaikan rasa empati yang dalam, terhadap istri korban bersama Keluarga atas kehilangan suami tercinta yang sampai saat ini belum ditemukan, kita berdoa bersama Tuhan memberikan jalan serta ada mujizat melalui upaya pencarian yang dilakukan tim badan SAR dan pihak lainnya sehingga korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat,” tutur Tamuntuan.

Dalam kesempatan itu juga, Tamuntuan menghimbau kepada seluruh masyarakat nelayan agar saat ini jangan dulu melaut, mengingat cuaca lagi ekstrim dengan bertiupnya angin utara yang amat kencang disertai hujan lebat.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga nelayan, agar saat ini jangan dulu melaut, sebab cuaca ekstrim saat ini sedang melanda di laut Sangihe, yang tentunya sangat beresiko terhadap keselamatan para nelayan, tunggu saja kalau cuacanya sudah bagus, baru turun melaut,” terang Tamuntuan. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,612 kali

Baca Lainnya

622 Unit RTLH “Oleh-oleh” Menteri Ara Untuk Sangihe, Thungari Sampaikan Terima Kasih

10 April 2026 - 15:40 WITA

Komisi II DPRD dan Kominfo Sangihe Perkuat Mitigasi Dampak Perbaikan Palapa Ring Tengah

9 April 2026 - 18:03 WITA

Konektivitas Sangihe–Sitaro Dijaga, Perbaikan Palapa Ring Disertai Mitigasi Ketat

8 April 2026 - 20:41 WITA

Dari Ibadah Syukur hingga Pengobatan Gratis, Wabup Sangihe Hadirkan Pelayanan Nyata di Kahakitang

8 April 2026 - 14:13 WITA

Wabup Tendris Bulahari “Warning” ASN Sangihe: Fleksibel Boleh, Tapi Kerja Maksimal

7 April 2026 - 13:32 WITA

Ungke Sangihe Bawa Perubahan di Tubuh Polri: Integritas Tanpa Kompromi Irjen Pol (Purn) Ursinus Elias Medellu

6 April 2026 - 23:58 WITA

Trending di Sangihe