Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 20 Jan 2025 16:30 WITA ·

Kejari Rote Ndao Diminta Usut Sekretaris Desa Limakoli Atris Kiuk Dan Dua Pj Desa Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran Dua Bendungan


Kejari Rote Ndao Diminta Usut Sekretaris Desa Limakoli Atris Kiuk Dan Dua Pj Desa Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran Dua Bendungan Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pekerjaan pembangunan dua bendungan di Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Salah satu bendungan, yakni Bendungan Palfu’an di Dusun 1 Taioen, rusak parah tidak lama setelah selesai dikerjakan. Kondisi ini memicu permintaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyelewengan anggaran yang melibatkan Sekretaris Desa Limakoli, Atris Kiuk Dan Mantan Penjabat Kepala Desa Limakoli Brian Killa dan mantan Penjabat Kepala Desa, Hermes Killa terkait dengan pekerjaan Sumur Bor dan Anggaran Anggur Merah yang Raib di tangan mereka tanpa ada kejelasan kepada masyarakat Desa Limakoli.

Masyarakat Beberkan Kejanggalan HS, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam pengelolaan anggaran pembangunan dua bendungan. “Untuk bendungan bagian atas, anggaran HOK (Hari Orang Kerja) mencapai Rp9 juta, sedangkan untuk bendungan bagian bawah, HOK-nya Rp11 juta lebih. Namun, kami tidak tahu total anggaran keseluruhan karena tidak ada papan informasi dari awal hingga selesai pekerjaan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa material batu untuk pembangunan bendungan tidak mencukupi. “Saat kami bekerja, batu tidak cukup. Akibatnya, pekerjaan terhenti, dan ketika hujan deras, banjir mengikis selokan hingga bendungan hancur,” lanjutnya.

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran
Menurut Masongo Air, penjaga bendungan di temui media ini Minggu 19 Januari 2025 , pengelolaan anggaran dilakukan langsung oleh Atris Kiuk. Ia menyoroti bahwa pembelian material seperti batu dilakukan dari mertua Sekretaris Desa di Desa Lidabesi, padahal di Limakoli sendiri tersedia batu dengan jumlah memadai. “Ada warga yang sudah siapkan 150 ret batu, tapi mereka tetap beli di luar desa,” ungkapnya.

Sementara itu, Steven Lian yang di temui media ini 20 Januari 2025 di lokasi pekerjaan Bendungan , pemilik lahan hibah yang digunakan untuk pembangunan bendungan, menyatakan bahwa hingga kini surat hibah tersebut belum diserahkan kepadanya. “Saya berharap Bapak Pj Bupati Rote Ndao dan Bapak Kejari Rote Ndao turun langsung melihat kondisi bendungan ini karena Bendungan ini adalah Perut kami masyarakat Desa Limakoli,” katanya.

Tindakan Perbaikan Mendadak
Setelah muncul pemberitaan mengenai kerusakan bendungan, pihak desa terlihat menyewa alat berat untuk memperbaiki kerusakan. Namun, menurut warga, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara dan belum menyelesaikan masalah utama.

Masyarakat Desa Limakoli mendesak pihak berwenang untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan anggaran pembangunan bendungan dan menuntut transparansi dalam pengelolaan dana desa.

Reporter: Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 2,056 kali

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Trending di Internasional