Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu · 6 Jun 2024 21:01 WITA ·

Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan


Kasus TPPO Terus Ditekan, Ini Langkah Strategis dalam Pencegahan Perbesar

Sulutnews.com, Bengkulu – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Isnan Fajri melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dan Kerja sama Lintas Sektoral Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hal ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam pencegahan agar kasus tersebut tidak terjadi di Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Isnan, dalam pencegahan kasus tersebut agar tidak terjadi perlu kerja sama di lintas sektoral. Karena dalam pencegahnya peran orang terdekat sangat diperlukan. Terlebih lagi pada saat sekarang dengan kemajuan teknologi yang sudah tak terbendung.

“Sangat diperlukan kerja sama lintas sektoral, terutama orang terdekat yaitu orang tua. Mengingat angka kasus TPPO tiap tahunnya meningkat, berdasarkan laporan pada aplikasi SIMFONI tahun 2021-2023 dengan total 10 kasus,” ujarnya di Balai Raya Semarak, 06/06/2024.

“Meskipun naiknya tidak begitu banyak, akan tetapi hal kecil ini sangat merepotkan nantinya, jika tidak ditangani dengan baik.”

“Ada beberapa langkah strategis dalam upaya pencegahan. Pertama, melakukan upaya preventif dengan upaya pemahaman dan komitmen bersama bahwa permasalahan kekerasan terhadap anak dan perempuan serta TPPO merupakan permasalahan bersama untuk menjadi prioritas yang harus ditangani secara optimal,” kata Isnan.

Lanjut Isnan, kedua yaitu, peran tokoh agama, tokoh adat dan cerdik cendikiawan dan aparat pemerintah yang terbawa untuk menjadi ujung tombak dan langkah awal serta terdekat dalam tindakan pencegahan dan penanganan kasus.

Sementara itu, Ajamalus, Kepala Tata Usaha Kanwil Kemenag Bengkulu menjelaskan, dalam penanganan kasus TPPO yang terus naik di tiga tahun terakhir, perlu adanya pendekatan secara spiritual tanpa pemakasaan.

“Peran orang tua sangat diperlukan dalam pencegahan dalam kasus ini, apalagi kasus seperti ini rentan menyasar perempuan dan anak. Dalam pencegahan ini juga perlu adanya beberapa langkah, pertama pendekatan secara emosional dan spritual, kedua media informasi yang yang harus tepat sasaran,” singkat Ajamalus.
Tanto.G

Artikel ini telah dibaca 1,356 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Bengkulu Perketat Pengamanan Ramadan 1447 H, Terapkan Jam Belajar Malam

24 Februari 2026 - 13:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Bahas Sinergi, Ketum AMJ Audiensi dengan Wali Kota Bengkulu

31 Januari 2026 - 23:44 WITA

Bernuansa Merah Putih, Ini Makna Logo Asosiasi Media Dan Jurnalis (AMJ)

30 Januari 2026 - 16:07 WITA

Pemprov Bengkulu Dukung Aplikasi Centurion-21 Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan Presiden

29 Januari 2026 - 23:43 WITA

Trending di Bengkulu