Manado, Sulutnews.com – Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan7 Sulut) Ir Alex Watimena mengatakan, pembebasan lahan diruas jalan Ringrod Tiga tidak ada masalah. Semua tetap akan dibeskan agar pembangunan jalan bisa tuntas hinga tahun 2026 nanti.
” Kita bukan lambat namun terus berupaya menyiapkan dana untuk membebasman lahan milik warga untuk tahap IV dan Tahap V sepanjang 6,5 km lebih dari 11, 4 km panjang jalan Rinrod yang akan dibangun” kata Watimena kepada wartawan baru baru ini menangapi adanya kesan lambat pembebasan lahan.
Tugasnya hanya untuk membayar lahan yang akan dibangun jalan. Sementara yang bangun jalan dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) Sulut. Saat ini dari tahap pertama, kedua hinga ketiga sudah dibangun jalan 4,9 km. Dan itu semua kita bayar lahannya.” Jadi yang sisanya kita akan bayar juga” kata Watimena.
Kita memang butuh dana besar untuk bayar pembebasan lahan . Dan saat ini akan diperlebar lagi ada perubahan sedikit.
Kadis mengatakan sejak tahap pertam hinga tahap tiga pembayaran lahan berjalan baik meskipun memang ada beberapa masalah sedikit. Namun tuntas pembebasan lahannya. Dan tahap empat dan lima kami optimis bisa tuntas. ” Tidak perlu kuatir karena sementara proses pembebasan lahan” kata Watimena.
Kualitas Baik
Sebelumnya Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio ST MT dalam setiap dialog dengan wartawan dikantornya baru baru ini mengatakan pihaknya tetap akan realisasikan pembangunan ringrod tiga 11,4 Km Karena jalan itu penting untuk atasi macet dikota Manado dan sekitatnya. Pihaknya siap kerjakan dengan kualitas yang baik. Tahap pertama hinga ketiga yang sudah rampung kualitas jalan tidak diragukan lagi 4,9 km yang sudah rampung sangat baik kualitasnya. (Fanny)






