Manado, Sulutnews.com – Kadis Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr Femmy Suluh M.Si mengatakan, Kepala Sekolah ( Kepsek) dan guru guru tetap masuk sekolah seperti biasa. Dan siswa siswa tidak ada belajar daring.
” Jadi semua Kepsek dan guru- guru yang ada dilingkungan Dikda Sulut baik SMA/ SMK dan SLB tetap masuk sekolah ” kata Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh kepada wartawan Sulutnews.com Senin (30/3) di Manado lewat telepon.
Kadis dimintai tangapan terkait kebijakan bekerja dari rumah Work From Home ( WFH) dilingkungan Pemda Sulut yang telah disampaikan Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE dalam apel perdana Senin (30/3) dikantornya.
Menurut Kadis Femmy Sulut WFH hanya untuk staf Dikda pada Rabu- Kamis dan akan diatur shift. Sementara untuk Kepsek dan guru guru tetap mengajar dan siswa juga tidak ada belajar daring. Semua masuk sekolah dan dari data yang ada sekitar 462 SMA, SMK dan SLB di Sulut.
Sejumlah Kepsek kepada Sulutnews.com secara terpisah mengatakan, mereka tetap masuk sekolah bersama guru guru.” Kami tidak belajar daring dan WFH” kata Kepsek SMA Negeri 9 Manado Hendra Masie S.Pd.MM.
Begitu juga dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Manado Telly Ticoalu S.Pd.M.Si dan Kepsek SMK Negeri 1 Tondano Maxy Tulung S.Pd. Baik Ticoalu maupun Tulung tetap belajar disekolah tidak daring dan juga guru guru tetap masuk tidak ada WFH.
WFH di Pemda Sulut
Sebelumnya Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE dalam apel perdana pasca libur Idul Fitri Senin (30/3) pagi mengatakan pentingnya disiplin aparatur.
Didepan ribuan Aparat Sipil Negara (ASN) Gubernur menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi pelanggaran integritas maupun penyalahgunaan kewenangan, terlebih di tengah penerapan kebijakan kerja baru.
Kita ASN digaji oleh negara! Tidak ada alasan untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas
Pemprov Sulut kata Gubernur resmi menerapkan skema Work From Home (WFH) 50 persen. ASN dijadwalkan bekerja dari rumah setiap Rabu dan Kamis.
Kebijakan ini, menurut Gubernur, bukan ruang untuk bermalas-malasan. Tetapi bekerja dari rumah
Jangan sampai WFH malah dipakai untuk urusan lain,” WFH harus bekerja lebih baik ” kata Gubernur.
WFH itu bukan cuti. Mari lupakan suasana libur dan kembali fokus. Pelayanan publik tidak boleh terganggu. ( Fanny)







