Manado, Sulutnews.com – Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd minta Kepala Sekolah dan Guru guru yang siswanya ada menerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) jangan menahan buku PIP karena itu menyalahj aturan.
“Semua buku PIP termasuk nomor rekening itu harus dipegang siswa atau orang tua .Bukan Kepsek atau Guru guru” kata Kabid SMK Dinas Pendidikan Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd Rabu (8/5) dikantornya menangapi adanya dugaan adanya Kepsek SMK Negeri menahan buku PIP milik siswa.
Menurut Kabid SMK dari data yang ada sekitar 194 SMK Negeri dan Swasta di Kota Manado. Dari jumlah tersebut sebagian besar sekolah SMK Negeri dan Swasta siswanya menerima dana PIP. Kabid Pangkerego minta semua Kepsek SMK Negeri dan Swasta ikut aturan” Jadi kalau ikut aturan kita tidak akan diprotes orang tua siswa” katanya. Dana PIP dari pemerintah lewat Kementrian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek dan aspirasi angota DPR- RI harus siterima utuh oleh siswa tanpa ada potongan satusenpun.” Siswa harus terima utuh” kata Pangkerego.
Pengunaan PIP itu untuk keperluan siswa dalam pendidikan seperti beli seragam, buku, cepatu dan keperluan siswa .Dana PIP bukan untuk keperluan lainnya. Orang tua siswa harus mengawasi anak mereka yang mendapat dana PIP agar jangan disalahgunakan. Menurut Pangkerego hinga saat ini belum ditemukan pelangaran berat. Karena langsung diatasi bila ada masalah PIP
Data yang ada setiap siswa penerima PIP itu memang dari siswa yang keluarganya miskin dan berpendapatan rendah. Setiap siswa dapat antara Rp 1 juta hinga Rp 1, 8 juta. Sementara itu Kepsek SMK Negeri 7 Manado Sulastri Darise S.Pd kepada wartawan Rabu (8/5) mengatakan, ada 400 siswa yang ada disekolahnya. Dan ada yang mendapat dana PIP lewat aspirasi DPR- RI dan lewat Kementriandikbut Ristek. Semua buku PIP sudah diberikan kepada siswa dan siswa segera cek ke Bank apakah sudah masuk atau tidak. Tidak ada masalah dengan buku PIP karena sudah diserahkan kepada sejumlah siswa terutama 96 siswa Kelas XII yang sudah lulus tahun ini.
Sementara terkait acara penamatan Siswa SMK .Kabid minta jangan terlalu memah atau dibuat digedung atau Hotel Mewah.” Acara bisa ditempat yang sederhana tapi bagus dan tak banyak biaya” kata Kabid.(fanny)





