Manado, Sulutnews.com – Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd. M.Pd mengatakan, sekitar 300 lebih lulusan SMK Negeri dan Swasta di Sulut siap ikut pelatihan selama empat bulan sebelum magang ke Jepang selama tiga tahun.
Hal tersebut dikatakan Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd kepada Sulutnews.com disela sela acara penandatanganan surat persetujuan untuk ikut pelatihan selama empat bulan di Aula Kantor Dikda Sulut Senin (28/10).
Dalam acara tersebut sekitar 300 lebih siswa ikut membuat persetujuan ikut pelatihan dan mereka semuanya sudah mendaftar sejak beberapa waktu lalu dan lulus untuk ikut pelatihan.” Jadi dengan membuat surat persetujuan ikut pelatihan sebelum magang di Jepang maka 300 siswa sudah harus siap dan belajar yang baik agar sukses dalam pelatihan nanti” kata Vecky Pangkerego.
Dikatakan dalam pelatihan selama empat bulan di Balai Latihan Kerja ( BLK) di Bitung milik Dinas Tenaga Kerja dan Dinas atau Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BPSDM) Sulut di Maumbi Minahasa Utara dan BLK swasta lainnya para lulusan SMK akan mendapat pelatihan dan pelajaran Bahasa Jepang.”Jadi selama empat bulan ikut pelatihan cara bekerja dan sesuai ketrampilan dan skil atau keahlihan yang dimiliki” kata Pangkerego.
Menurut Kabid SMK mereka yang cepat kuasai bahasa Jepang dan ketrampikan maka dipastikan bisa cepat dikirim ke Jepang untuk magang tiga tahun. Dalam magang tiga tahun diberikan gaji Rp 15 juta hinga Rp 25 juta setiap bulan. Dan apabila bekerja baik selama magang maka pihak perusahan akan langsung menjadikan pegawai tetap dengan gaji sekitar Rp 62 juta lebih setiap bulan.
” Saya berharap yang akan ikut magang usai pelatihan selama empat bulan harus seriuas agar sukses dikemudian hari” kata Pangkerego.

Foto – Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd
Orang tua dan keluarga para lulusan yang akan ikut pelatihan diharapkan juga untuk mendukung anak anak mereka lewat Doa dan memberikan motivasi.
Kompetensi
Lulusan SMK yang ikut ini dari berbagai jurusan dan kompetensi keahlihan selama di SMK. Dan mereka ada yang lulus dari beberapa tahun lalu dan juga tahun 2024 .” Ini program yang baik sekali untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat Sulut terutana lulusan SMK yang ingin bekerja diluar negeri yakni Jepang” kata Pangkerego.
Lulusan yang ikut dari berbagai SMK Negeri dan Swasta di Sulut di 15 Kabupaten dan Kota. Ini program dari Pemda Sulut lewat Gubernur Sulut Prof Dr ( HC) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw untuk bekerjasama dengan pihak Jepang terutama untuk perusahan yang akan membutuhkan tenafa kerja.” Kita bersyukur program Pemda Sulut lewat ODSK bersama Dikda Sulut bisa lakukan ini karena membantu mengatasi penganguran juga” kata Pangkerego. Program ini sejak beberapa tahun lalu sudah banyak yang bekerja di Jepang saat ini.
Untuk tahun ini sudah ada dua tahap seleksi dan tahap pertama sudag dikirim beberapa bulan lalu oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw sebelum cuti kampanye Pilkada lalu. Kabid berharap semua SMK yang ada saat ini terus tingkatkan kualitas belajar agar kedepan para lulusan SMK siap ikut juga magang di Jepang. Karena program ini akan terus dilakukan karena membantu masyarakat.
Orang Tua Senang
Sementara dari pantaun Sulutnews.com sejak pag hinga sore pada Senin 28 Oktober di Aula Kantor Dikda Sulut dipadati lulusan SMK yang membuat persetujuan ikut pelatihan. Banyak orang tua yang mengantar anak anak lulusan SMK dari Kabupaten dan Kota.” Kami banga dan senang Pemda Sulut buat program magang di Jepang. Ini sangat membantu kami karena anak anak kita bisa bekerja diluar negeri” kata sejumlah orang tua kepada Sulutnews.com nanum engan menyebutkan namanya. Sementara salah sejumlah siswa juga kepada Sulutnews.com senanf bisa ikut pelatihan.” Kami akan belajar baik selama pelatihan agar bisa magang di Jepang” kata Rasita Yuwita Pekade lulusan SMK Negeri 4 Kota Bitung jurusan Alar Berat kepada Sulutnews.com di Kantor Dikda Sulut usai membuat persetujuan ikut Pelatihan.
Hal yang sama dikatakan salah satu siswa dari SMK Negeri 1 Tomohon ” Kami senang ikut program magang karena akan belajar baik agar lulus” katanya kepada Sulutnews.com namun engan menyebutkan namanya. (Fanny)






