Boroko, Sulutnews.com – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras yang dilaksanakan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) bersama Perum Bulog akan terus dilanjutkan sepanjang tahun 2024 untuk mengantisipasi gejolak instabilitas pangan, Sabtu, 09 Maret 2024.
“Menilik efektivitas pelaksanaannya di tahun 2023, sesuai arahan Presiden Joko Widodo program SPHP Beras akan terus dilanjutkan di tahun 2024 untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras serta upaya pengendalian inflasi,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui pada tahun 2023 program SPHP Beras cukup efektif dalam meredam laju kenaikan harga beras. Ditambah dengan adanya penyaluran bantuan pangan beras, pemerintah dinilai cukup berhasil dalam menekan laju inflasi di angka 2,61% (yoy).
Beras SPHP ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah, sementara penyaluran bantuan pangan beras diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu.
Maka kesempatan ini juga kami manfaatkan untuk menyalurkan penjualan beras murah yang target awalnya di lapangan kembar boroko tutur donnie selaku korwil Gregarious Auto Club Bolaang Mongondow utara.
Penjualan beras medium SPHP ini terjalin atas kerjasama Gregarious BMU dan CV. Lapak Segar dengan kesepakatan harga penjualan Rp.12.000 /kg.(Nur)






