Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Pemilukada · 25 Nov 2024 16:29 WITA ·

Jelang H-2 Punggut-Hitung Suara Pilkada 2024 Bawaslu Sulut Gelar Rakor Bersama Media


Jelang H-2 Punggut-Hitung Suara Pilkada 2024 Bawaslu Sulut Gelar Rakor Bersama Media Perbesar

Manado,sulutnews.com – H-2 jelang Pemunggutan dan Penghitungan (Punggut-Hitung) Suara TPS , Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Profinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Konferensi Pers membahas dan memperkenalkan produk Tempat Pemunggutan Suara (TPS) Rawan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Bawaslu Manado, Senin (25/11).

Louching TPS Rawan Dan Koordinasi Bersama Media Pada Persiapan Peliputan Tahapan Penghitungan Punggut-Hitung Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur 2024, adalah topik yang dibahas dalam konferensi pers dengan ratusan awak media online, surat kabar, televisi dan radio tersebut. Sedangkan tema, “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu.”

Konfrensi Pers dipimpin oleh Anggota Bawaslu Sulut Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas, Steffen Linu.

“Kami mencatat berbagai hal TPS berstatus rawan dengan tujuan mencegah potensi pelanggaran, kecurangan, dan konflik di lapangan,” kata Steffen Linu.

Pria berkaca mata ini berharap Media menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyampaikan informasi yang transparan dan akurat kepada masyarakat.

Selai itu, untuk indikasi TPS rawan Pilkada 2024, Steffen menjelaskan terdapat 25 indikator TPS rawan yang menjadi fokus pengawasan Bawaslu Sulut.

Indikator TPS Rawan seperti tercatat di bawah ini :

1. Lokasi TPS yang sulit dijangkau.

2. Tingginya angka pemilih tambahan (DPTb).

3. Adanya pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) dalam daftar pemilih.

4. Kekurangan logistik pemilu.

5. Keterlibatan penyelenggara yang tidak netral.

6. Ancaman atau intimidasi kepada pemilih.

7. Adanya praktik politik uang.

8. Ketidaksesuaian data pemilih antara DPT dan kenyataan di lapangan.

9. Dominasi satu kelompok politik di wilayah TPS.

10. Pemilih Disabilitas tidak difasilitasi dengan baik.

11. Pelanggaran aturan kampanye di sekitar TPS.

12. Ketidakjelasan batas waktu pungut-hitung.

13. Ketidakhadiran saksi dari pasangan calon tertentu.

14. Pemilih yang memilih lebih dari satu kali.

15. Gangguan keamanan di sekitar TPS.

16. Keberadaan petugas TPS tidak sesuai prosedur.

17. Kesalahan pengisian formulir rekapitulasi suara.

18. Penggunaan kotak suara yang tidak tersegel.

19. Tidak adanya pengawas TPS.

20. Adanya intervensi dari pihak luar selama pemungutan suara.

21. Surat suara yang telah tercoblos sebelum waktu pemilihan.

22. Surat suara rusak atau tidak sesuai standar.

23. TPS terletak di daerah rawan bencana.

24. Adanya pemilih fiktif yang tidak terdaftar namun mencoblos.

25. TPS yang tidak ramah anak atau tidak menyediakan fasilitas dasar seperti tempat duduk.

Ia berharap media dapat berperan mendorong pihak lintas sektoral Bawaslu untuk bisa saling berkoordinasi mengawasi tahapan pilkada dalam rangka jaminan kwalitas demokrasi di Pemilu 2024, tegas Seven Linu. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,144 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Trending di Asahan