MANADO,Sulutnews.com – Pelaksanaan Temu teknis HAPSA PKB Sinode GMIM yang digelar guna persiapan menuju acara puncak pelaksanaan di Wilayah Tombatu Raya, Minahasa Tenggara. Jumat 6 Juni 2025 mendatang, merupakan momentum untuk membangun kebersamaan dalam satu arak-arakan persekutuan Pria Kaum Bapa. Hal ini disampaikan Sekertaris PKB Sinode GMIM Pnt Reza Rumambi,SE saat Ibadah Pendaftaran Peserta Lomba HAPSA PKB di Jemaat GMIM Eben Heazer Kombos, Wilayah Manado Wawonasa Kombos. Menurutnya Temu teknis dilaksanakan bukan sekedar acara seremonial tetapi adalah untuk lebih mengokohkan kebersamaan sebagai satu keluarga besar Pria Kaum Bapa.
“HAPSA bukan sekadar acara seremonial untuk mempersiapkan lomba Tapi lebih dari itu HAPSA adalah momentum kebersamaan untuk membangun persekutuan ditengah pelayanan Komisi Kategorial PKB GMIM. Jangan hanya karena perlombaan kita terpecah-pecah,” kata Pnt Reza saat menyampaikan sambutan .
Ketua P/KB GMIM Pinaesaan Griya Paniki Indah itu juga menambahkan, kompetisi dalam perlobaan wajar, tapi lebih dari itu yang paling penting adalah bagaimana lomba yang diikuti dapat digelar untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. “Ada pola baku, mari kita taati pola baku dalam setiap perlombaan,” tambah Pnt Reza.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Manado, Pnt dr Richard Sualang yang juga Ketua P/KB Rayon Manado dalam sambutannya menyampaikan semua Pria Kaum Bapa untuk sama – sama menjaga dalam persekutuan. “Temu teknis ini membawa berkat bukan menimbulkan perselisihan dan perseteruan. Atas nama Wali Kota Andrei Angouw mengucapkan selamat kita mempersiapkan untuk menuju hari puncak pelaksanaan HAPSA P/KB Sinode GMIM tahun 2025,” ujar Pnt Richard
Acara Temu Teknis ditandai dengan menggelar ibadah bersama yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Sinode GMIM, Pdt Yanni Rende M.Th.(Josh tinungki)







